Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BBKSDA Riau Temukan Jejak Kaki Harimau Sumatera di Siak

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 11:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
BBKSDA Riau Temukan Jejak Kaki Harimau Sumatera di Siak Doc: ANTARA
Ket. Jejak harimau Sumatera berukuran sekitar 12 sentimeter di area perkebunan sawit Koperasi Tinera Jaya, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

PEKANBARU – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau menemukan jejak harimau Sumatera usai seorang warga bernama Zulfikar mengaku bertemu hewan liar itu di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Kepala bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, menjelaskan saksi menyebutkan perjumpaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB pada Kamis (8/1). Untuk itu, tim BBKSDA melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Hasil pengecekan lapangan yang dilakukan pada Jumat (09/1) menemukan jejak harimau Sumatera berukuran sekitar 12 sentimeter di area perkebunan sawit Koperasi Tinera Jaya,” kata Ujang dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Minggu (11/1).

Ujang menjelaskan, Zulfikar mengaku saat itu dalam perjalanan menyusul dua temannya yang lebih dahulu memancing di area perkebunan sawit milik Koperasi Tinera Jaya. Kemudian dalam perjalanan tersebut, Zulfikar tiba-tiba merasa seperti diawasi sorot mata dari kejauhan.

Saksi awalnya menduga sorot mata itu milik sapi namun setelah mengarahkan lampu senter ke arah itu dia melihat seekor harimau Sumatera berada sekitar empat meter dari posisinya, terpisah oleh parit antara jalan dan kebun.

Dalam kondisi ketakutan, Zulfikar langsung menjauh dan mencari perlindungan hingga mendapati sebuah pondok pekerja koperasi. Di lokasi tersebut, ia juga memperingatkan dua rekannya agar segera berlindung dan tidak melanjutkan aktivitas.

Lebih lanjut, Ujang menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan lapangan, tim menemukan jejak harimau Sumatera yang mengarah ke kawasan Hutan Produksi (HP) dengan jarak sekitar empat kilometer dari titik perjumpaan. Tim memperkirakan hanya satu ekor harimau yang melintas di lokasi itu.

Atas temuan tersebut, tim BBKSDA Riau juga melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pemerintah desa agar meningkatkan kewaspadaan.

“Tim meminta warga untuk tidak beraktivitas sendirian, mengutamakan kegiatan secara berkelompok, serta menghindari aktivitas terlalu pagi, sore, dan malam hari yang merupakan waktu aktif harimau Sumatera,” pesannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.