Pemkot Bogor Pastikan Belanja ATK Eebih Eransparan dan Efisien

Sabtu, 10 Jan 2026, 07:54 WIB

Kota Bogor -- Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, memastikan belanja kertas dan alat tulis kantor (ATK) semakin transparan dan efisien melalui penerapan kontrak payung konsolidasi berbasis katalog elektronik.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi menandatangani kontrak payung konsolidasi pengadaan kertas dan ATK di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Jumat, sebagai bagian dari transformasi tata kelola pengadaan barang dan jasa.

Ket. Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Denny Mulyadi memimpin rapat konsolidasi pengadaan kertas dan ATK di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Jumat (9/1). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Bogor

“Penandatanganan kontrak hari ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud transformasi digital pengadaan melalui pemanfaatan katalog elektronik lokal,” ujar Denny Mulyadi.

Ia mengatakan, melalui konsolidasi tersebut Pemkot Bogor menyatukan kebutuhan perangkat daerah agar pengendalian belanja dapat dilakukan secara lebih baik sehingga anggaran daerah dimanfaatkan lebih optimal, efisien, dan tepat sasaran.

Denny menegaskan seluruh perangkat daerah diwajibkan memprioritaskan belanja ATK melalui penyedia yang telah ditetapkan dalam kontrak payung dan tidak diperkenankan melakukan pengadaan di luar mekanisme tersebut.

“Ini penting untuk menjaga konsistensi kebijakan, ketertiban administrasi, dan akuntabilitas belanja daerah,” katanya.

Ia juga meminta para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memastikan setiap transaksi belanja ATK dilaksanakan sesuai ruang lingkup, spesifikasi, harga, dan ketentuan yang tercantum dalam kontrak payung serta didukung administrasi pengadaan yang tertib dan lengkap.

Selain itu, Denny meminta para penyedia menjaga kualitas barang, ketepatan distribusi, dan pelayanan yang profesional agar pelayanan publik tidak terganggu akibat kendala ketersediaan kertas maupun ATK.

“Saya berharap pendampingan, monitoring, dan evaluasi terus dilakukan agar pelaksanaan kontrak payung ini berjalan lancar,” ujarnya.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor Lia Kania Dewi mengatakan konsolidasi tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata Pemkot Bogor terhadap penguatan usaha mikro dan kecil (UMK) lokal dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Melalui mekanisme tersebut, UMK diharapkan memperoleh akses pasar yang lebih luas, pasti, dan berkeadilan, sekaligus mendukung pemenuhan ketentuan minimal 30 persen belanja pemerintah melalui UMK.

“Dengan penggabungan kebutuhan antarperangkat daerah, pemerintah daerah dapat memperoleh harga yang lebih kompetitif serta mengurangi pengadaan yang bersifat parsial dan berulang,” kata Lia.

Ia menambahkan, konsolidasi juga mendorong penyeragaman harga dan spesifikasi pengadaan kertas dan ATK di seluruh perangkat daerah sehingga meningkatkan kepastian dan transparansi belanja daerah.

  • Transparansi Anggaran

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.