Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Imbau Kesiapsiagaan Hadapi Banjir dan Longsor di Melawi Kalbar

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 07:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Imbau Kesiapsiagaan Hadapi Banjir dan Longsor di Melawi Kalbar Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Warga memanfaatkan pelampung dari ban bekas demi menyelamatkan diri dari banjir di Melawi, Kalimantan Barat.

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat meningkatkan kesiapsiagaan menyusul banjir dan tanah longsor yang dipicu hujan lebat di wilayah tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta, Jumat (09/1), mengatakan bahwa bencana hidrometeorologi itu terjadi pada Kamis (8/1) dini hari setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Melawi.

BNPB mengonfirmasi banjir merendam 14 desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Tanah Pinoh, Tanah Pinoh Barat, Belimbing, dan Ella Hilir, dengan total sementara warga terdampak mencapai 1.027 kepala keluarga.

Abdul menyampaikan hingga kemarin sore kondisi genangan di sejumlah desa masih terjadi, namun belum menunjukkan adanya kenaikan tinggi muka air yang berpotensi memperparah dampak banjir.

Selain banjir, hujan lebat juga memicu tanah longsor di Desa Bemban Permai, Kecamatan Ella Hilir, yang mengakibatkan akses jalan tertutup material longsoran dan belum dapat dilalui kendaraan.

Dia menyebutkan bahwa tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Melawi telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat, memberikan peringatan kewaspadaan kepada warga, serta melakukan asesmen dampak di wilayah terdampak.

Namun untuk pembukaan akses jalan akibat longsor dilaporkan petugas BPBD masih menunggu dukungan alat berat guna mempercepat penanganan dan pemulihan konektivitas antarwilayah.

BNPB menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi sumber daya di daerah untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan banjir dan tanah longsor selama puncak musim hujan.

BNPB juga meminta pemerintah daerah memastikan kesiapsiagaan personel, peralatan, dan perlengkapan evakuasi, serta menjamin proses dan lokasi evakuasi yang aman apabila warga harus dipindahkan dari wilayah rawan bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Warga Swiss Memilih Tetap N...
Advertisement
Gol Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye, Indonesia Dipaksa Main 10 Pemain Lawan Malaysia

Gol Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye, Indonesia Dipaksa Main 10 Pemain Lawan Malaysia

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.