Peringati Hari Ibu, POGI Gaungkan Pentingnya Deteksi Dini Kehamilan dengan Dukungan Teknologi Mindray
Rabu, 07 Jan 2026, 07:00 WIBJAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Ibu Indonesia, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) mencanangkan gerakan SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia) yang salah satu fokusnya mendorong pemeriksan kehamilan sejak dini.
Menurut Prof. Dr. dr. Maisuri Tadjuddin Chalid, SpOG, SubSp.KFM. Seorang dokter kandungan, subspesialis Fetomaternal, yang juga merupakan pengurus POGI, yakni ketua Pokja Penurunan Angka Kematian Ibu dan Stunting (Pakias) bahwa pemantauan kehamilan sejak dini tidak boleh bersifat opsional, tetapi harus menjadi standar yang melindungi setiap ibu dan bayi di Indonesia.
"Banyak komplikasi selama kehamilan berkembang tanpa gejala yang jelas. Ketika kondisi ini tidak terdeteksi di awal, hal itu dapat menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan ibu dan bayi,â katanya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Menurut Prof. Maisuri, keterlambatan dalam mengenali tanda-tanda dini merupakan tantangan besar dalam pelayanan kesehatan ibu hamil. Komplikasi kerap muncul tiba-tiba, dari kondisi yang sebelumnya tampak normal. Kita tidak boleh menunggu hingga gejala terlihat; diperlukan upaya deteksi dini, oleh karena itu pemeriksaan kehamilan sebaiknya dimulai sejak trimester 1, dan selanjutnya dipantau secara rutin dan berkualitas.
âSeorang ibu mungkin merasa sehat sementara kadar hemoglobin darah, tekanan darah atau gula darahnya sudah tidak normal. Beberapa kondisi seperti anemia, preeklampsia, diabetes gestasional, gangguan tiroid, jarang menyebabkan ketidaknyamanan pada awalnya,â katanya.
Teknologi Pendukung
Untuk mengatasi "komplikasi tersembunyi" yang  dapat dimulai tanpa gejala, Mindray menghadirkan kejelasan diagnostik tingkat lanjut ke garis depan perawatan ibu. Portofolio ultrasonografi kesehatan wanita Mindray, termasuk seri Nuewa I, mengubah sains canggih menjadi perisai pelindung bagi setiap ibu dan bayi.
Conan Chen, General Manager Mindray Indonesia mengatakan dengan menjadikan teknologi pemantauan ini mudah diakses, kesenjangan antara rekomendasi klinis para ahli dan penatalaksanaan pasien sehari-hari dapat dijembatani. Hal ini memungkinkan deteksi dini dan pengambilan keputusan berbasis bukti, memastikan bahwa standar pemantauan berkualitas menjadi kenyataan bagi seluruh keluarga di Indonesia.
âDeteksi dini adalah salah satu alat paling ampuh yang kita miliki. Misi kami adalah memberikan jawaban yang lebih jelas kepada para klinisi lebih awal, sehingga mereka dapat mencegah komplikasi sebelum memburuk. Mendukung para profesional kesehatan dalam melindungi setiap kehamilan adalah, dan akan selalu menjadi, inti dari pekerjaan Mindray,â tutupnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Risiko Diabetes pada Anak Meningkat, Dinkes DKI Jakarta Soroti Gaya Hidup Sedentari
-
Cyber Breaker Competition (CBC) Season 2: Esports, Edutainment, dan Masa Depan Ekosistem Keamanan Siber Indonesia
-
Dua Wisatawan Asal Surabaya Hilang Terseret Ombak di Pantai Modangan
-
Wamendagri Minta NTB Jadikan Fornas VIII Ajang Pemanasan PON 2028
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.