Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jateng Terus Kembangkan Destinasi Wisata Ramah Muslim

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 06:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jateng Terus Kembangkan Destinasi Wisata Ramah Muslim Doc: ANTARA
Ket. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. 

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengembangkan destinasi wisata ramah Muslim di wilayahnya, seiring banyak wisatawan yang menuntut adanya keramahan tersebut. 

"Ada beberapa kawasan yang kami kembangkan sebagai spot wisata ramah Muslim, seperti Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, yang saat ini sudah bagus,” kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, di Semarang, Selasa (06/1).

Hal tersebut disampaikan sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu usai menerima audiensi Gerakan Enterpreneur Ekonomi Muslimah Indonesia (GEEMI).

Menurut dia, daerah tersebut bisa menjadi "role model" pengembangan wisata ramah Muslim di Jateng karena infrastrukturnya sudah mapan, mulai dari oleh-oleh, kafe, maupun kuliner  yang tertata dengan baik. 

Ia menegaskan Kabupaten Karanganyar juga menjadi salah satu daerah yang berkomitmen mengembangkan wisata ramah Muslim. 

Selain itu, perhotelan sebagai bagian dari ekosistem pariwisata, juga perlu diarahkan untuk mengusung konsep halal, antara lain dengan menyediakan menyediakan kuliner halal, tersedia tempat ibadah, dan penunjuk arah kiblat di setiap kamar. 

"Banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Timur Tengah yang memilih spot kawasan wisata ramah Muslim," katanya.

"Termasuk juga wisatawan dari pesantren atau pendidikan berbasis Islam akan memilih spot ramah Muslim sebagai destinasi," lanjutnya.

Komitmen Pemprov Jateng dalam pengembangan pariwisata ramah Muslim di Jateng tidak hanya terfokus pada destinasi, namun juga memperkuat ekosistemnya.

Adapun upaya yang dilakukan, di antaranya melalui pengawasan sertifikasi halal di Rumah Potong Ayam (RPA) dan Rumah Potong Hewan (RPH), pengembangan profesi Tukang Jagal Halal (Kang Jalal), dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.