Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kyrgios Akui Masa Kejayaan Telah Berlalu Usai Kalah di Laga Pertama Brisbane International

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 09:10 WIB | Oleh:
Kyrgios Akui Masa Kejayaan  Telah Berlalu Usai Kalah di Laga Pertama Brisbane International Doc: AFP
Ket. Nick Kyrgios.

BRISBANE, AUSTRALIA — Nick Kyrgios mengakui bahwa dirinya tak akan pernah kembali menjadi pemain seperti di masa keemasannya setelah kalah dalam laga comeback di putaran pertama Brisbane International, Selasa (6/1).

Finalis Wimbledon 2022 itu, yang kini terlempar ke peringkat 670 dunia setelah sempat menyentuh posisi tertinggi 13, menyerah 3-6, 4-6 dari petenis Amerika Serikat Aleksandar Kovacevic. Peringkat Kyrgios merosot tajam menyusul tiga tahun karier yang dilanda cedera berkepanjangan.

Petenis Australia berusia 30 tahun tersebut sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu talenta paling cemerlang di ATP Tour. Namun, rangkaian cedera serius, ditambah berbagai kontroversi sikap di dalam dan luar lapangan, membuatnya gagal sepenuhnya memenuhi potensi besar yang ia miliki.

Kekalahan dari Kovacevic menjadi penampilan tunggal ATP Tour pertama Kyrgios sejak Maret tahun lalu. Ia pun berbicara terbuka tentang perubahan besar dalam dirinya.

“Ada satu titik dalam hidup saya, pada 2022 atau ketika saya memenangkan beberapa gelar dalam setahun, saya benar-benar berpikir saya adalah pemain terbaik di dunia,” ujar Kyrgios, pemilik tujuh gelar ATP.

“Saya sungguh merasa tak terkalahkan. Saya masuk lapangan dengan keyakinan bahwa tak ada yang bisa mengalahkan saya. Kepercayaan diri dan ‘delusi’ itu nyata.”

Namun, menurut Kyrgios, semuanya berubah setelah serangkaian operasi. “Setelah menjalani operasi-operasi itu, rasanya semuanya menarik Anda ke bawah. Anda tak lagi punya keyakinan yang sama. “Ini menyedihkan, dengan caranya sendiri, tapi itulah kenyataannya.”

Kyrgios termasuk sedikit pemain yang pernah mencatat kemenangan level tur atas keempat anggota “Big Four”: Roger Federer, Rafael Nadal, Novak Djokovic, dan Andy Murray. Meski demikian, kesuksesan di lapangan berjalan beriringan dengan masalah besar di luar lapangan, termasuk cedera parah pada siku kanan, pergelangan tangan kiri, pinggul, lutut, bahu, hingga tulang selangka.

Ia telah menjalani sejumlah operasi, dengan yang paling serius adalah rekonstruksi total pergelangan tangan kanan pada tahun 2024. Kyrgios pun menegaskan bahwa publik yang berharap dirinya kembali bermain seperti sebelum cedera akan kecewa.

“Orang-orang berpikir Anda bisa masuk ruang operasi lalu kembali ke lapangan dan menjadi pemain yang sama. “Itu bukan kenyataannya. Begitulah realitasnya,” kata Kyrgios.

Petenis yang sebelumnya sempat memberi isyarat soal kemungkinan pensiun itu mengaku telah menerima kenyataan bahwa dirinya bukan lagi Kyrgios yang dulu.

“Sulit memang. Pernah ada masa saya menjuarai turnamen ini. Sekarang, sekadar turun ke lapangan saja, tidak ada rasa malu dalam kekalahan,” ujarnya usai kalah dari Kovacevic yang berperingkat 58 dunia. “Bahkan ketika saya kembali kalah dari pemain yang, bagi kebanyakan penggemar tenis, seharusnya tidak saya kalahkan, saya tidak takut kalah.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
KKP Bangun 5 Kampung Nelaya...
Daerah
Wajah Kota Medan Bakal Beru...

Paus Leo XIV Desak Eropa Bersatu

39 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Eropa Be...

Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia Meningkat, ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.