Wali Kota Bandung Siapkan Lahan Parkir Baru dan Skema “Park and Ride” untuk Atasi Parkir Liar
Selasa, 06 Jan 2026, 00:45 WIBBANDUNG - Persoalan parkir liar kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai penertiban yang selama ini belum menyentuh akar persoalan karena masih bersifat reaktif dan berulang.
âPenindakan itu perlu, tapi kalau tidak disertai solusi, besok-besok kejadian yang sama akan terulang lagi,â ujar dia di Balai Kota Bandung, Senin (5/1).
Menurut Wali Kota Farhan parkir liar tidak bisa hanya diselesaikan dengan pendekatan penegakan hukum. Diperlukan solusi struktural berupa penyediaan lahan parkir yang memadai dan terkelola dengan baik.
Untuk itu, Pemkot Bandung saat ini tengah mengidentifikasi lahan strategis yang berpotensi dikembangkan menjadi fasilitas parkir, termasuk melalui kerja sama dengan investor.
Salah satu konsep yang disiapkan adalah park and ride yang memungkinkan kendaraan pribadi diparkir di titik tertentu sebelum pengguna melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum.
âKita sedang mencari lahan, terutama di titik-titik strategis. Setelah itu, baru kita buka peluang investasi,â ungkap dia.
Lokasi yang menjadi perhatian antara lain gerbang kota seperti Pasteur, serta kawasan pusat kota jalur timurâbarat yang selama ini menjadi titik kepadatan lalu lintas.
Wali Kota Farhan menjelaskan, langkah ini tidak hanya bertujuan menertibkan parkir liar, tetapi juga untuk menciptakan sistem parkir kota yang lebih tertib, nyaman, dan mendukung mobilitas perkotaan.
âWarga harus punya jawaban yang jelas ketika bertanya, âSaya parkir di mana?â Itu tanggung jawab pemerintah,â tutur dia. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- Parkir Liar
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
- "Park and Ride"
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemprov Jatim Mulai Terapkan WFH bagi ASN
-
Inflasi Kediri Terkendali Berkat Operasi Pasar Murni
-
Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi
-
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
-
Banjir Grobogan Mengganggu Perjalanan Kereta Api
-
Belum Setengah Tahun, Rupiah Sudah Ikut Terseret Gejolak Global: Melemah 1,38 Persen per 2 April
-
Imbas Perang di Timur Tengah, Pemerintah Tengah Cari Sumber Alternatif Bahan Baku Plastik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.