Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Video Mesum Gegerkan Tulungagung, Diduga Terjadi di Pos Polisi Aktif

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 19:27 WIB | Oleh:
Video Mesum Gegerkan Tulungagung, Diduga Terjadi di Pos Polisi Aktif Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Kasatlantas Polres Tulungagung AKP M Taufik Nabila di Tulungagung, Selasa (6/1).

TULUNGAGUNG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung tengah menyelidiki video mesum yang viral di media sosial yang memperlihatkan sepasang pria dan perempuan diduga melakukan perbuatan tidak pantas di pos polisi simpang empat Kemuning, Kelurahan Kutoanyar, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Taufik Nabila, di Tulungagung, Selasa, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti video tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan langsung.

"Setelah video itu beredar, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Saat petugas tiba, pos dalam kondisi kosong dan tidak ditemukan siapa pun," kata Taufik.

Ia menjelaskan petugas kepolisian juga tidak menemukan barang-barang mencurigakan di dalam pos, termasuk alat kontrasepsi, saat dilakukan pengecekan di tempat kejadian perkara.

Taufik menambahkan pos polisi simpang empat Kemuning merupakan pos aktif yang digunakan untuk pengaturan lalu lintas, khususnya pada pagi hari dan saat terjadi kepadatan arus kendaraan. Namun, pos tersebut tidak dijaga petugas selama 24 jam.

Menurut dia, kondisi pos yang terbuka dan tidak dilengkapi pintu memungkinkan siapa saja masuk ke dalam area pos saat tidak ada petugas yang berjaga.

"Kami sangat menyayangkan jika fasilitas kepolisian yang masih aktif justru disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Satlantas Polres Tulungagung akan meningkatkan pengawasan di lokasi tersebut, salah satunya dengan menempatkan petugas patroli untuk berjaga secara berkala.

Selain itu, pihaknya juga berencana memasang pintu dan sistem pengamanan pada pos polisi simpang empat Kemuning agar tidak mudah dimasuki warga saat tidak ada petugas.

Taufik menegaskan kepolisian masih melakukan penelusuran terhadap identitas pasangan yang terekam dalam video viral tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan identitas yang bersangkutan dan mencegah kejadian serupa terulang,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.