Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyeberangan Bali-Jawa Mulai Menggeliat Seiring Arus Balik Libur Nataru

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 22:46 WIB | Oleh:
Penyeberangan Bali-Jawa Mulai Menggeliat Seiring Arus Balik Libur Nataru Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Kendaraan roda dua dan roda empat bergerak menuju kapal melalui dermaga di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebutkan arus balik di penyeberangan lintas Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) mulai menggeliat seiring mendekati berakhirnya masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan tren arus balik mulai menguat seiring mendekat akhir masa liburan serta penerapan kebijakan work from anywhere (WFA).

"Meski pergerakan arus balik libur Nataru mulai meningkat, namun seluruh sistem layanan berjalan dengan baik, dan ini menunjukkan kesiapan operasional serta sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat," kata dia dalam keterangan di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/1).

Ia menyebutkan arus balik penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali ke Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada H+6 Natal 2025 atau Rabu (31/12) dengan total penumpang menyeberang tercatat 22.963 orang, turun 1,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, katanya, total kendaraan meningkat menjadi 7.698 unit atau naik 8,4 persen dengan kenaikan tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.760 unit atau melonjak 18,3 persen, disusul truk logistik 1.452 unit atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dia mengatakan ASDP terus mengedepankan langkah-langkah antisipatif untuk meminimalisasi potensi kepadatan selama arus balik libur Natal dan tahun baru.

"Upaya antisipasi ini meliputi penerapan delaying system di sejumlah titik buffer zone, skema tiba bongkar berangkat (TBB), kesiapsiagaan petugas di lapangan, serta penguatan koordinasi lintas instansi terkait," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.