Dampak Banjir dan Longsor, Arus Wisata ke Sabang Merosot Tajam

Kamis, 01 Jan 2026, 12:10 WIB

BANDA ACEH - Arus penumpang dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menuju Sabang mengalami penurunan signifikan hingga 40 persen selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dampak dari bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh.

"Jumlah penumpang ke Sabang rata-rata harian mengalami penurunan 40 persen jika dibandingkan dengan libur Natal dan tahun sebelumnya," kata Kepala UPTD Sub Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh Husaini di Banda Aceh, Rabu (31/12).

Ket. Foto: Arsip - Sejumlah penumpang menaiki kapal KMP BRR di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue saat libur natal dan tahun baru 2025, di Banda Aceh, Aceh, Rabu (1/1). — Sumber: ANTARA/Ampelsa

Menurut dia, penurunan jumlah penumpang ke Sabang menyambut libur Natal dan tahun baru ini karena provinsi paling barat Indonesia ini sedang dilanda bencana, sehingga banyak akses terputus, terutama jalur darat.

"Bencana banjir menyebabkan jalur darat belum normal (penyebab penumpang) ke Sabang menurun," ujarnya.

Berbeda dari tahun sebelumnya (akhir 2024) atau menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025, jumlah penumpang ke Sabang dari pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh berkisar antara 3.000 hingga 4.000 orang lebih per harinya.

Husaini menyebutkan dalam beberapa hari terakhir jumlah penumpang ke Sabang tidak mencapai setengah jika dibandingkan tahun sebelumnya, yakni pada 28 Desember 2025 hanya 2.781 orang sedangkan waktu yang sama 2024 mencapai 4.219 orang.

Kemudian, pada 29 Desember 2025 sekitar 2.331 penumpang, tahun sebelumnya 4.389 orang, dan 30 Desember 2025 hanya 2023 orang, sedangkan sebelumnya 3.400 penumpang.

"Persentase penurunan penumpang tahun ini dibandingkan dengan 2024, pada 28 Desember kurang 34 persen, 29 Desember 47 persen dan 30 Desember 41 persen," kata Husaini.

Di sisi lain, tambah dia, untuk keberangkatan kapal tidak terjadi perubahan dari tahun sebelumnya, atau masih dengan jumlah rute yang sama, baik kapal lambat (Ferry-RoRo) maupun kapal cepat.

"Untuk kapal lambat yaitu Ferry RoRo tiga, dan empat kapal cepat Express Bahari. Rutenya masih tiga trip," demikian Husaini.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.