Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Thailand Tunda Pembebasan Tentara Kamboja

📅 Rabu, 31 Des 2025, 02:15 WIB | Oleh:
Thailand Tunda Pembebasan Tentara Kamboja Doc: thaipbs.or.th
Ket. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikorndej Balankura

BANGKOK - Gencatan senjata yang diperbarui antara Thailand dan Kamboja terkait bentrokan di perbatasan berhasil melewati batas 72 jam pada Selasa (30/12), tetapi Bangkok mengatakan telah menunda pembebasan 18 tentara Kamboja karena dugaan pelanggaran kesepakatan tersebut.

Negara-negara bertetangga di Asia tenggara itu menyepakati gencatan senjata yang mulai berlaku pada Sabtu (27/12) siang hari, menghentikan pertempuran selama 20 hari yang menewaskan sedikitnya 101 orang dan menyebabkan lebih dari setengah juta orang mengungsi di kedua belah pihak.

Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani oleh menteri pertahanan kedua negara pada Sabtu lalu, Thailand mengatakan akan membebaskan 18 tentara Kamboja setelah gencatan senjata berlangsung selama 72 jam. Namun pada Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikorndej Balankura, mengatakan bahwa militer telah mendeteksi banyak drone dari Kamboja masuk ke wilayah negaranya pada Minggu malam, yang dianggap sebagai pelanggaran kesepakatan.

"Pertimbangan mengenai tanggal dan waktu pembebasan bergantung pada aspek keamanan," kata Nikorndej.

Pihak berwenang Kamboja dengan tegas menolak tuduhan penggunaan drone dan telah mengeluarkan perintah yang melarang penggunaan drone di seluruh negeri pada Senin (29/12) malam.

Selain itu pihak Kementerian Luar Negeri Thailand juga telah mengirimkan protes resmi ke Kamboja usai seorang tentara Thailand kehilangan anggota tubuhnya pada Senin akibat ledakan ranjau darat di daerah perbatasan. SB/CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.