Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Jamin Ketersediaan Beras bagi Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra

📅 Minggu, 28 Des 2025, 17:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Jamin Ketersediaan Beras bagi Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra Doc: Antara
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/12).

Kota Bandung - Perum Bulog memastikan persediaan beras di Sumatra dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana alam di wilayah tersebut.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani merinci stok beras Bulog di Provinsi Aceh saat ini mencapai sekitar 97 ribu ton, di Sumatera Utara sekitar 25 ribu ton dan di Sumatera Barat sekitar 9 ribu ton.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kami melipatgandakan stok untuk dukungan bantuan bencana, khususnya di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” kata Ahmad di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/12).

Ahmad mengatakan penyediaan beras tersebut dilakukan berdasarkan permintaan resmi dari kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota, guna memastikan tidak terjadi kelangkaan pangan di wilayah terdampak bencana.

“Untuk wilayah Sumatra, kami menambah stok hingga tiga kali lipat dari permintaan awal pemerintah daerah. Jika permintaan seribu ton maka kami siapkan hingga tiga ribu ton,” ujar Ahmad.

Ia mengungkapkan pihaknya juga bersinergi dengan TNI, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam proses distribusi bantuan, terutama ke daerah-daerah yang terisolasi dan sulit dijangkau.

Dalam pendistribusiannya, Bulog memanfaatkan berbagai moda transportasi, mulai dari pesawat udara, helikopter, hingga kapal laut milik TNI Angkatan Laut, agar bantuan beras dan logistik lainnya dapat menjangkau masyarakat terdampak.

“Jumlah tersebut sangat mencukupi. Tantangan utamanya saat ini adalah proses distribusi karena masih ada akses jalan yang terputus dan kendala geografis,” katanya.

Ahmad menambahkan di beberapa wilayah terpencil, personel TNI bahkan harus menggunakan sepeda motor trail untuk mengangkut beras dan logistik ke kampung-kampung yang sulit dijangkau.

“Penyaluran bantuan terus berlanjut karena masih ada masyarakat yang membutuhkan bantuan di wilayah terdampak bencana,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.