Teras Cihampelas Tutup saat Malam Tahun Baru

Sabtu, 27 Des 2025, 19:35 WIB

Kota Bandung -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan menutup total kawasan Teras Cihampelas pada malam pergantian Tahun Baru 2026 demi menjaga keselamatan masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan penutupan dilakukan karena masih adanya kekhawatiran terhadap kekuatan struktur bangunan Teras Cihampelas.

Ket. Foto: Situasi di area Teras Cihampelas, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/12). — Sumber: ANTARA/Rubby Jovan

“Teras Cihampelas kita tutup total. Tidak boleh ada aktivitas di sana pada malam tahun baru,” ujar Farhan di Bandung, Sabtu.

Farhan mengatakan penutupan tersebut merupakan bagian dari langkah pengamanan Pemkot Bandung dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selain penutupan Teras Cihampelas, Pemkot juga menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan ruang publik.

Ia menyebutkan, pengamanan Nataru meliputi patroli tegas terhadap parkir liar, penegakan larangan petasan dan kembang api, pembukaan terbatas Alun-alun Bandung, serta pengawasan di titik-titik keramaian.

“Bandung menjadi salah satu kota tujuan wisata utama. Karena itu, mari kita jaga bersama sebagai tuan rumah yang baik, menerima wisatawan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia menjelaskan Alun-alun Bandung saat ini telah dibuka kembali untuk masyarakat, namun operasionalnya masih dilakukan secara bertahap guna memastikan faktor keamanan.

“Alun-alun sudah dibuka, tapi belum sepenuhnya. Kita buka bertahap sambil memastikan keamanannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan penertiban parkir liar menjadi salah satu fokus utama pengamanan, terutama di kawasan wisata dan pusat aktivitas masyarakat. Pemkot Bandung akan melakukan patroli intensif selama sepekan.

“Khusus seminggu ini, kita lakukan patroli parkir liar secara tegas,” kata Farhan.

Selain itu, Pemkot Bandung menegaskan larangan menyalakan petasan dan kembang api pada malam pergantian tahun akan diawasi secara ketat, khususnya di kawasan pusat perbelanjaan dan ruang publik.

“Peraturannya sudah jelas, petasan dan kembang api tidak boleh dinyalakan,” ujarnya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.