Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Hantam Jembatan Desa di Tanah Laut Kalsel, Seorang Lansia Tewas

📅 Sabtu, 27 Des 2025, 13:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Hantam Jembatan Desa di Tanah Laut Kalsel, Seorang Lansia Tewas Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan Layar - Kondisi jembatan yang terputus saat dihantam air banjir akibat curah hujan tinggi di Desa Martadah Baru, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu (27/12/2025).

TANAH LAUT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, melaporkan satu korban lansia bernama Sudarto (73) meninggal dunia saat jembatan penghubung Dusun II-III di Desa Martadah Baru, terputus akibat banjir menghantam badan jalan desa.

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Laut Aspi Setia Rahman dikonfirmasi di Tanah Laut, Sabtu (27/12, mengatakan curah hujan yang tinggi di desa itu menyebabkan debit air sungai naik sehingga jembatan amblas.

“Korban melintasi jalan dan jembatan itu, korban tidak tahu kalau jembatan sudah terputus, suasananya masih gelap saat subuh. Karena tidak mengetahui, korban terjatuh ke bawah jembatan yang amblas dengan kondisi air dalam,” ujar dia.

Ia menyebutkan BPBD Tanah Laut menerima laporan dari warga pada pagi hari tadi sekitar pukul 07.30 Wita.

“Informasi terakhir, korban ditemukan dan dievakuasi oleh warga setempat untuk disemayamkan,” tutur Aspi.

Sementara itu, Kepala Desa Martadah Baru Slamet Prayitno mengatakan jembatan penghubung tersebut putus karena tergerus banjir akibat curah hujan tinggi

Ia menjelaskan bahwa jalan jembatan itu merupakan akses vital bagi warga setempat, khususnya sebagai akses anak-anak untuk berangkat ke sekolah.

Dia juga mengimbau masyarakat setempat untuk sementara ini agar tidak melintasi jalan dan jembatan itu demi keselamatan.

“Kepada Bapak Bupati Tanah Laut, kami berharap jembatan ini bisa segera diperbaiki, mohon bantuan pemerintah daerah,” ujar Slamet Prayitno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.