Pemkot: Parkir Liar dan Petasan di Bandung Dilarang saat Libur Nataru
Jumat, 26 Des 2025, 17:05 WIBBANDUNGÂ - Menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada pekan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan ruang publik.
Sejumlah langkah strategis disiapkan, mulai dari patroli tegas parkir liar, penegakan larangan petasan dan kembang api, pembukaan terbatas Alun-alun Bandung, hingga penutupan total Teras Cihampelas pada malam pergantian tahun.
âBandung ini menjadi salah satu kota tujuan utama wisata. Karena itu mari kita jaga bersama-sama sebagai tuan rumah yang baik, menerima wisatawan dengan sebaik-baiknya,â ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kamis (25/12).
Ia mengimbau para wisatawan turut menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bandung agar dapat dinikmati bersama oleh warga dan pengunjung dari berbagai daerah.
Wali Kota Farhan menyampaikan, Alun-alun Kota Bandung telah kembali dibuka untuk masyarakat, meskipun operasionalnya belum sepenuhnya normal.
âAlun-alun sudah dibuka, tapi belum full. Kita buka secara bertahap sambil memastikan keamanannya,â tutur dia.
Pembukaan terbatas ini dilakukan untuk mengendalikan keramaian sekaligus menjaga fasilitas publik selama puncak arus wisata akhir tahun.
Salah satu fokus utama pengamanan Nataru adalah penertiban parkir liar, khususnya di kawasan wisata dan pusat keramaian. Pemkot Bandung akan menggelar patroli intensif selama satu pekan.
âKhusus seminggu ini, kita lakukan patroli parkir liar secara tegas,â kata Wali Kota Farhan.
Ia mencontohkan penindakan parkir liar di kawasan Braga yang telah dilakukan secara hukum oleh aparat kepolisian.
âPelakunya langsung ditindak oleh Polsek setempat. Ini menunjukkan bahwa penegakan hukum berjalan sesuai aturan,â ungkap dia.
Wali Kota Bandung kembali menegaskan larangan menyalakan petasan dan kembang api sudah lama berlaku dan akan diawasi secara ketat pada malam Tahun Baru. âPeraturannya sudah jelas, petasan dan kembang api tidak boleh dinyalakan,â ucap dia.
Pengawasan akan difokuskan pada titik-titik dengan potensi keramaian tinggi seperti kawasan pusat perbelanjaan dan ruang publik.
âSaya akan memastikan, terutama di lokasi yang paling ramai seperti Sumarecon Mall Bandung, tidak ada kembang api maupun petasan,â kata dia.
Kawasan Pasupati juga disebut sebagai titik rawan yang mendapat perhatian khusus dalam pengamanan malam pergantian tahun. Demi keselamatan masyarakat, Teras Cihampelas dipastikan akan ditutup total pada malam Tahun Baru. Penutupan dilakukan karena masih adanya kekhawatiran terhadap kekuatan struktur bangunan.
âTeras Cihampelas kita tutup total, tidak boleh ada aktivitas di sana pada malam tahun baru,â ujar Wali Kota Farhan.
Melalui berbagai langkah pengamanan tersebut, Wali Kota Farhan berharap seluruh rangkaian libur Natal dan Tahun Baru di Kota Bandung dapat berlangsung aman, tertib, dan menyenangkan.
âKita ingin semua bisa merayakan liburan hingga tahun baru dengan aman, tentram, dan bahagia,â pungkas dia. ils/I-1
- Petasan
- Libur Nataru
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Imbas Perang di Timur Tengah, Pemerintah Tengah Cari Sumber Alternatif Bahan Baku Plastik
-
Belum Setengah Tahun, Rupiah Sudah Ikut Terseret Gejolak Global: Melemah 1,38 Persen per 2 April
-
Energi Air dan Tanggung Jawab Keberlanjutan
-
Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi
-
Inflasi Kediri Terkendali Berkat Operasi Pasar Murni
-
3.440 Pemudik Kembali di Jakarta via Terminal Pulo Gebang
-
Banjir Grobogan Mengganggu Perjalanan Kereta Api
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.