Gubernur Pramono Resmi Kukuhkan KORMI Jakarta, Targetkan Warga Makin Aktif dan Bahagia

Selasa, 23 Des 2025, 15:15 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta masa bakti 2025–2029 di Balai Kota Jakarta, Selasa (23/12). Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Diana Dewi dan diharapkan mampu memperluas partisipasi warga dalam aktivitas olahraga sehari-hari.

Pramono menegaskan, amanah yang diemban KORMI bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab sosial untuk memastikan masyarakat Jakarta tetap aktif bergerak. Menurutnya, olahraga menjadi fondasi penting agar warga ibu kota sehat secara fisik sekaligus bahagia secara mental.

Ket. Foto: Kepengurusan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta masa bakti 2025–2029 di Balai Kota Jakarta, Selasa (23/12). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Ini bukan tugas ringan karena yang dijaga bukan hanya kesehatan raga, tetapi juga kebahagiaan jiwa masyarakat," ujar Pramono dalam sambutannya. Ia berharap kepengurusan baru KORMI mampu menjadi motor penggerak budaya hidup aktif di tengah padatnya aktivitas perkotaan.

Gubernur Pramono juga menyoroti posisi Jakarta yang tengah bertransformasi menuju kota global. Ia menyebut, ukuran kota global tidak hanya ditentukan oleh gedung pencakar langit atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas hidup warganya.

Menurutnya, kota yang benar-benar maju adalah kota yang masyarakatnya sehat, produktif, dan memiliki ruang interaksi yang positif. Dalam konteks ini, olahraga masyarakat dinilai sebagai instrumen strategis untuk menjaga keseimbangan hidup warga urban.

Pramono menilai peran KORMI sangat krusial karena olahraga tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas fisik semata. Lebih dari itu, olahraga berfungsi sebagai sarana pembangunan karakter, penguatan kebersamaan sosial, serta medium pelepas stres di tengah ritme kota yang serba cepat.

"Jakarta ingin menjadi kota global yang warganya bahagia dan sehat, bukan hanya sibuk," katanya. Ia meyakini sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dan KORMI dapat memperkuat budaya hidup aktif sekaligus melawan gaya hidup kurang gerak yang kian mengkhawatirkan.

Gubernur Pramono juga mendorong KORMI untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang-ruang publik yang telah disediakan pemerintah daerah. Ruang publik tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga bersama yang rutin, inklusif, dan dapat diakses oleh seluruh kelompok usia.

Ia menekankan pentingnya kegiatan olahraga yang tidak eksklusif dan mampu merangkul anak-anak, remaja, hingga lanjut usia. Dengan pendekatan tersebut, olahraga tidak lagi dipandang sebagai kewajiban, melainkan bagian dari gaya hidup warga Jakarta.

Di era digital saat ini, Pramono mengingatkan bahwa tata kelola organisasi dan penguatan data menjadi aspek yang tidak kalah penting. Ia mendorong KORMI untuk memanfaatkan inovasi dan teknologi dalam memetakan induk organisasi olahraga (INORGA) serta para pegiat olahraga masyarakat.

Menurutnya, pembinaan berbasis data yang akurat akan membuat program olahraga masyarakat lebih tepat sasaran. Dengan pemetaan yang jelas, KORMI dapat menyusun strategi pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter masyarakat di tiap wilayah Jakarta.

Pramono juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus bersinergi dengan KORMI. Ia menyatakan bahwa Pemprov siap mendukung berbagai program KORMI selama sejalan dengan visi meningkatkan kualitas hidup warga.

"Apa pun yang dilakukan KORMI, Pemprov DKI siap bekerja sama," ucapnya. Ia menilai kolaborasi yang solid menjadi kunci agar program olahraga masyarakat dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak luas.

Selain aspek kesehatan, Pramono melihat potensi besar pengembangan sport tourism dan sport industry di Jakarta. Jika dikelola secara serius, sektor ini tidak hanya mendorong warga untuk lebih aktif bergerak, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Ia mencontohkan, kegiatan olahraga berbasis komunitas dapat menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan. Dengan demikian, manfaat olahraga tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga secara ekonomi.

Pramono berharap kepengurusan KORMI periode 2025–2029 mampu menjadi penggerak perubahan gaya hidup masyarakat Jakarta. Ia optimistis, dengan olahraga yang terorganisir dan inklusif, Jakarta dapat menjadi kota global yang sehat, bahagia, dan berdaya saing tinggi.

Menutup sambutannya, Pramono menekankan bahwa keberhasilan KORMI akan sangat ditentukan oleh kedekatan dengan masyarakat. Ia ingin KORMI hadir langsung di tengah warga, bukan sekadar sebagai organisasi, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jakarta.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.