Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disnaker Ajukan UMP Bali 2026 ke Gubernur, Naik Rp200 Ribu

📅 Senin, 22 Des 2025, 13:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disnaker Ajukan UMP Bali 2026 ke Gubernur, Naik Rp200 Ribu Doc: ANTARA
Ket. Kepala Disnaker ESDM Bali Ida Bagus Setiawan ajukan UMP Bali 2026 naik Rp200 ribu ke Gubernur Bali, Denpasar, Senin 22/12/2025.

DENPASAR – Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Bali mengajukan ke Gubernur Bali agar Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2026 naik Rp199.870.

Kepala Disnaker ESDM, Bali Ida Bagus Setiawan, di Denpasar, Senin (22/12), mengatakan angka itu diperoleh dari keputusan Dewan Pengupahan yang terdiri dari perwakilan pekerja dan pengusaha.

“Kurang lebih naik Rp199.870 artinya ini hasil diskusi bahwa daerah kan diberikan kesempatan untuk menentukan menggunakan ring alpha, tapi sebenarnya tantangan di Bali ada di pertumbuhan ekonomi dan bagaimana mengendalikan inflasi, ini yang menjadi pandangan,” kata dia.

Jika dirincikan, UMP Bali 2026 diajukan agar naik 6,67 persen dari 2025 sebesar Rp2.996.560 menjadi Rp3.196.430 apabila disetujui Gubernur Bali Wayan Koster.

Jika disetujui, ini juga berarti kenaikan UMP kali ini lebih tinggi dari kenaikan tahun 2024 ke 2025 yang di angka 6,5 persen, begitu pula tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Disnaker Bali, kenaikan UMP Bali 2026 yang Dewan Pengupahan putuskan secara teori telah mengakomodasi seluruh pihak, namun harus diakui nominal ini belum menjadikan pekerja di Bali bisa memenuhi kebutuhan hidup.

“Kalau faktanya dengan komponen biaya hidup layak kan masih jauh, ini tantangan bersama sebenarnya, peran pemerintah tentu mendorong pertumbuhan ekonomi rata di semua kabupaten/kota tidak hanya terpusat di ibu kota,” ujar Setiawan.

Pemerintah juga menentukan UMP sektoral pada sektor usaha yang memberi dampak ekonomi tertinggi, dimana pekerja pada sektor tersebut akan mendapat upah lebih tinggi dari UMP biasa.

Untuk Bali, Dewan Pengupahan sepakat UMP sektoral diberikan kepada sektor pariwisata, khususnya sektor penyediaan jasa akomodasi dan makan minum. Sektor itu naik sekitar Rp50 ribu (dari UMP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
NBA dan FIBA Tetap Berkomit...
Olahraga
Alcaraz Merasa Segar Secara...
Nasional
Menakar Ruang Kebijakan di ...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.