BMKG Minta Masyarakat Tingkatkan Waspada Terkait Megathrust

Senin, 22 Des 2025, 13:35 WIB

JAKARTA - Wilayah Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik membuatnya menjadi wilayah dengan aktivitas tektonik yang tinggi. Dalam Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024, tercatat sedikitnya 14 zona megathrust yang memiliki potensi memicu gempa bumi berkekuatan besar hingga tsunami.

Di sisi lain BMKG menekankan bahwa istilah “menunggu waktu” dalam konteks seismic gap bukan berarti gempa akan terjadi dalam waktu dekat. Hingga kini, tidak ada teknologi maupun metode ilmiah yang mampu memprediksi secara pasti kapan gempa bumi akan terjadi.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

“Kalimat ‘tinggal menunggu waktu’ sering disalahartikan sebagai ramalan. Yang dimaksud adalah potensi geologis berdasarkan data sejarah dan kajian ilmiah, bukan kepastian kejadian,” tulis BMKG melalui akun Instagram resminya yang dikutip pada Minggu (21/12).

BMKG juga menegaskan bahwa penyampaian informasi ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan publik, bukan menciptakan kepanikan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009, BMKG memiliki tanggung jawab dalam pengamatan dan penyampaian informasi terkait gempa bumi dan tsunami kepada masyarakat.

Dengan tingginya potensi gempa di sejumlah zona megathrust, masyarakat di wilayah rawan bencana diimbau untuk memahami langkah mitigasi. Termasuk mengenali jalur evakuasi, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Kesiapsiagaan dan edukasi dinilai sebagai kunci utama untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana alam di masa mendatang. Selain memahami potensi gempa dari zona megathrust, kesiapsiagaan pribadi menjadi langkah penting yang harus dilakukan masyarakat.

Khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana. Salah satu bentuk kesiapsiagaan paling dasar adalah menyiapkan tas bencana atau 'emergency kit'.

Tas bencana berfungsi sebagai perlengkapan darurat yang dapat digunakan dalam 72 jam pertama setelah bencana terjadi, saat akses bantuan masih terbatas. Isi Tas Bencana yang Wajib Disiapkan

Berikut daftar perlengkapan penting yang dianjurkan oleh lembaga kebencanaan:

1. Dokumen penting; Simpan fotokopi KTP, KK, akta kelahiran, kartu BPJS, dan dokumen penting lain dalam map plastik tahan air,

2. Air minum dan makanan siap saji; Siapkan air mineral serta makanan instan atau makanan berenergi tinggi seperti biskuit, makanan kaleng, dan energy bar,

3. Perlengkapan P3K; Siapkan kotak berisi obat-obatan pribadi, obat pereda nyeri, antiseptik, plester, perban, dan masker,

4. Pakaian dan perlengkapan pribadi; Bawa pakaian ganti, pakaian hangat, selimut ringan, serta perlengkapan kebersihan seperti sabun, tisu basah, dan pembalut.

5. Alat penerangan dan komunikasi; Simpan senter, baterai cadangan, power bank, serta radio portable untuk menerima informasi darurat,

6. Uang tunai secukupnya; Dalam kondisi darurat, transaksi non-tunai sering kali tidak bisa digunakan,

7. Peluit dan alat serbaguna; Peluit berguna untuk memberi tanda jika terjebak, sementara pisau lipat atau alat multifungsi dapat membantu dalam berbagai situasi,

8. Perlengkapan khusus; Jika ada bayi, lansia, atau penyandang disabilitas, siapkan kebutuhan khusus seperti susu formula, popok, atau alat bantu medis. ils/I-1

  • Megathrust
  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.