Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

55 Juta Ton Sampah Bantar Gebang Segera Diproses

📅 Rabu, 17 Des 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
55 Juta Ton Sampah Bantar Gebang Segera Diproses Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di kawasan Jakarta Utara, Selasa (16/12).

JAKARTA – Sekitar 55 juta ton sampah di Bantar Gebang, Bekasi, segera diolah menjadi energi. Sebab Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Bantar Gebang segera dimulai. “Untuk PLTSa Bantar Gebang, kita segera mulai. Inisesuai dengan pembicaraan bersama Danantara beberapa waktu lalu,” jelas Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Jakarta Utara, Selasa.

Untuk itu, Pramono berharap 55 juta ton sampah tersebut perlahan-lahan berkurangsignifikan dengan dijalankannya PLTSa di kawasan tersebut. Pembahasan teknis kerja sama Pemerintah Provinsi Jakarta dengan Danantara terkait pembangunan PLTSa sudah selesai.

Pramono menuturkan, jika dibandingkan dengan daerah lainnya, Jakarta memiliki infrastruktur yang lebih siap. Dia juga tidak mendjadwalkan secara tepat waktu mulai proyek pembangunan PLTSa. Pramono menyebutkan volume sampah Ibu Kota saat ini mencapai 7.700 hingga 8.000 ton per hari.

Selain itu, lanjut Pramono, Jakarta memiliki cadangan timbunan sampah hingga 55 juta ton di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BantarGebang. Dengan ketersediaan sampah itu, Jakarta dinilai mampu menjalankan beberapa proyek PLTSa sekaligus. Pramono pun menyebut satu PLTSa akan menghasilkan kurang lebih 35 Megawatt (MW).

Dari penelusuran diketahui, kesepakatan mengenai pembahasan teknis kerja sama pembangunan PLTSa antara Pemprov Jakarta dan Danantara terjadi Rabu (15/10). Ada beberapa skema teknis dan pembiayaan sebagai berikut. Pertama, Danantara bertindak sebagai entitas yang berkoordinasi dan membantu dalam skema pendanaan proyek PLTSa berskala besar ini.

Kedua, dengan pasokan sampah yang melimpah, Pemprov merencanakan pembangunan empat hingga lima unit PLTSa sekaligus. Ketiga, target kapasitas per unit antara lain, input sampah per unit diperkirakan 2.500 hingga 3.000 ton per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.