Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Kudus Evakuasi 50 Penumpang Bus Terguling Akibat Rem Blong

📅 Selasa, 16 Des 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Polres Kudus Evakuasi 50 Penumpang Bus Terguling Akibat Rem Blong Doc: ANTARA/HO-Polres Kudus
Ket. Penanganan laka lantas bus peziarah yang terguling di jalur turunan Letter S di Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (16/12).

KUDUS -- Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, mengevakuasi 50 orang penumpang bus wisata yang terguling di jalur turunan Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa, yang diduga akibat gangguan sistem pengereman atau rem blong.

Menurut KBO Satlantas Polres Kudus Iptu M. Zubaidi, bus wisata yang mengangkut rombongan peziarah tersebut diketahui berangkat dari Terminal Wisata Sunan Muria.

Saat melintasi jalur menurun yang dikenal rawan kecelakaan, pengemudi diduga kehilangan kendali setelah sistem pengereman tidak berfungsi optimal.

"Bus kemudian menghantam pembatas jalan dan terguling ke lahan kosong di sisi jalan. Sebanyak 50 penumpang dalam kondisi selamat meski sempat mengalami syok akibat kejadian tersebut," ujarnya.

Petugas Pamapta Polres Kudus bersama jajaran Polsek Dawe dan Satlantas Polres Kudus bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi penumpang, serta pengaturan arus lalu lintas. Proses evakuasi juga dibantu oleh warga sekitar.

Sejumlah penumpang yang mengalami luka ringan dan trauma dievakuasi ke Masjid Al Ghozali serta rumah warga terdekat untuk mendapatkan penanganan awal. Seluruh korban kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Sidokkes Polres Kudus.

Pamapta Polres Kudus Ipda Ryan Maulana memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Tidak ada korban meninggal dunia. Para penumpang hanya mengalami luka ringan dan trauma," ujarnya.

Ia menambahkan hasil pengecekan awal di lapangan menunjukkan kecelakaan diduga disebabkan oleh gangguan pada sistem pengereman bus. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian terpantau landai dan lancar. Polisi mengimbau masyarakat yang melintas agar tidak berhenti di lokasi kejadian demi menghindari kemacetan dan menjaga keselamatan.

Saat ini, petugas masih melakukan pengamanan di sekitar TKP serta mengevakuasi badan bus dari lokasi kejadian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.