Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Menguat di Tengah Ketidakpastian Global, Pasar Saham Indonesia Tahan Tekanan

📅 Selasa, 16 Des 2025, 17:25 WIB | Oleh:
IHSG Menguat di Tengah Ketidakpastian Global, Pasar Saham Indonesia Tahan Tekanan Doc: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Ket. Ilustrasi - Seorang pria memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (16/12), meski pergerakannya masih cenderung terbatas.

Sikap hati-hati investor menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia dan rilis data ekonomi global membuat pasar bergerak konsolidatif.

Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga ditutup menguat 1,47 poin atau 0,17 persen ke posisi 854,33.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menjelaskan pergerakan IHSG cenderung sideways dalam kisaran sempit.

Investor masih bersikap wait and see atau melakukan perdagangan jangka pendek seiring meningkatnya ketidakpastian akibat banyaknya data ekonomi global yang dirilis pekan ini, serta agenda pertemuan sejumlah bank sentral terkait kebijakan moneter.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia turut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (17/12). Menurutnya, investor tetap berhati-hati menjelang pengumuman hasil RDG BI.

"Diperkirakan BI akan mempertahankan BI Rate pada level 4,75 persen di tengah pelemahan rupiah," ujar Ratna.

Dengan kondisi tersebut, Ratna menilai IHSG berpeluang melanjutkan penguatan apabila mampu bertahan ditutup di atas level 8.750. Namun, apabila gagal, IHSG diperkirakan masih akan bergerak konsolidasi dalam rentang 8.600-8.750.

Dari sisi eksternal, mayoritas indeks bursa Asia ditutup melemah pada Selasa (16/12) seiring tekanan jual pada saham sektor kecerdasan buatan (AI) di Wall Street.

Sementara, indeks-indeks di bursa Eropa cenderung dibuka melemah akibat koreksi saham sektor pertahanan, seiring berlanjutnya pembicaraan untuk mengakhiri perang di Ukraina.

"Indeks futures di bursa Wall Street bergerak melemah menantikan data nonfarm payrolls," tambahnya.

Adapun saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar pada perdagangan Selasa antara lain BBRM, DPUM, SOCI, LABA, dan AMAN. Sementara itu, saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar meliputi ERTX, CTTH, PPRE, VINS, dan HDFA.

Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.746.132 kali transaksi, dengan volume perdagangan mencapai 49,88 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp29,60 triliun. Sebanyak 355 saham menguat, 296 saham melemah, dan 146 saham stagnan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.