Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kramat Jati Tidak Direlokasi

📅 Senin, 15 Des 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kramat Jati Tidak Direlokasi Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12).

JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, tidak akan direlokasi.

“Yang jelas tetap akan berjualan di Kramat Jati. Tidak (direlokasi), karena mereka juga tidak ingin untuk pindah ke mana-mana,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Senin.

Sebagai bentuk bantuan untuk korban kebakaran di pasar tersebut, Pramono menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membantu melakukan renovasi di kios-kios yang terdampak.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan segera membentuk tim investigasi bersama dinas terkait guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran di pasar tersebut.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengatakan Gubernur DKI Jakarta juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk segera mengkoordinasikan upaya penanganan darurat.

Chico mengatakan bantuan distribusi logistik darurat juga akan dikoordinasikan dengan PD Pasar Jaya dan kelurahan setempat.

Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya bergerak cepat menyiapkan tempat penampungan sementara bagi pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kami sedang berkoordinasi untuk menyiapkan tempat penampungan pedagang agar mereka bisa kembali berdagang," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan.

Adapun tempat penampungan tersebut ditargetkan sudah bisa digunakan dalam waktu tiga hari ke depan agar aktivitas perdagangan tetap berjalan.

Selain itu, Agus memastikan para pedagang tetap dapat berjualan, dan aktivitas jual beli di Pasar Induk Kramat Jati tetap normal.

Lebih lanjut, Tempat penampungan sementara tersebut akan dibangun di kawasan tempat penampungan sementara (TPS) sisi selatan Pasar Induk.

Pengerjaan penyiapan lokasi dilakukan mulai hari ini dan dikerjakan selama 24 jam.

Agus menambahkan, meskipun terjadi kebakaran di salah satu blok, aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Induk secara umum tetap berjalan normal.

Masyarakat tetap dapat berbelanja, termasuk menjelang Natal dan Tahun Baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.