Pemkab Donggala Pastikan Akta Kelahiran Anak Baru Lahir Terbit Cepat

Minggu, 14 Des 2025, 16:17 WIB

DONGGALA -- Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan mempercepat penerbitan akta kelahiran untuk bayi baru lahir di daerah tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Donggala Rahma Nur mengatakan terdapat tiga puskesmas, yakni Puskesmas Kayuwou, Puskesmas Lasadindi Toaya, dan Puskesmas Ita Seseibi Sabang yang menjadi tempat proyek percontohan pelayanan penerbitan akta kelahiran bayi baru lahir.

Ket. Foto: Bupati Donggala Vera Elena Laruni menandatangani kerja sama Dinas Dukcapil dengan tiga puskesmas dalam pelayanan administrasi kependudukan yakni pembuatan akta kelahiran bayi baru lahir, Minggu (14/12). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Donggala

"Jadi Dinas Dukcapil tahun ini mulai bekerja sama dengan tiga puskesmas untuk pelayanan penerbitan akta kelahiran," kata dia di Banawa, Minggu.

Ia menjelskan program itu mempermudah masyarakat dalam kepengurusan administrasi kependudukan berupa pembuatan akta kelahiran dan kartu keluarga (KK).

"Pastinya ini untuk memotong birokrasi layanan administrasi kependudukan, sehingga orang tua bayi yang baru melahirkan tidak perlu lagi mengurus dokumen secara mandiri ke Dukcapil, melainkan cukup melalui petugas puskesmas setempat," ucapnya.

Dia menjelaskan ibu setelah melahirkan di tiga puskesmas itu dapat melapor ke petugas untuk memproses dokumen kependudukan tersebut.

"Pelaporan kelahiran itu maksimal tiga hari dalam masa perawatan sehingga akan ada sejumlah dokumen kependudukan yang terbit, seperti akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), dan pembaruan kartu keluarga," katanya.

Ia menjelaskan layanan pembuatan akta kelahiran hanya perlu melampirkan surat keterangan lahir dari bidan serta menyertakan fotokopi surat nikah, KTP, dan KK lama.

"Harapannya inovasi ini mampu meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan anak di Kabupaten Donggala secara signifikan," kata dia.

Pemkab Donggala sudah mulai mengoperasikan enam unit pelaksana teknis daerah (UPTD) pelayanan administrasi kependudukan guna memperkuat pelayanan publik, yakni Sojol Utara, Dampelas, Balaesang, Sindue Tobata, Labuan, dan Rio Pakava.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

500 Pendaki Tim Ekspedisi 81 akan Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno

Meriahkan HUT RI, Kemenbud Gelar Cultural Fair Day, Sajikan Ragam Produk dan Karya Budaya

Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok

Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman

Setu Babakan Adakan Pameran Temporer Tahunan, Hidupkan Mainan Tradisional Betawi

Polisi Gerebek Kasino di Batam, 197 Orang Ditangkap

73 Paskibraka Sulsel Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI.

Dua Pos Lantas Surabaya Diduga Dilempar Molotov, Polisi Amankan Seorang Pria.

Bantuan Sembako Presiden Prabowo Tiba di Maumere untuk Warga Terdampak Gempa.

Karhutla Melanda Hutan Lindung Bangka, Manggala Agni Bergerak Padamkan Api.

Gempa Bumi Guncang NTT, Pemprov Tetapkan Tanggap Darurat hingga 28 Agustus 2026.

Melestarikan Budaya Betawi, Setu Babakan Hadirkan Kembali Permainan Tradisional.

Dua Siswa Olimpiade Sains Papua Pegunungan Raih Beasiswa ke IPB dan SMA Taruna Surabaya.

Menuju Pemilu 2029, Voxstream dan ADKASI Bahas Sinergi Politik Berbasis Data

Gempa Bumi M6,1 Melanda Lepas Pantai Vanuatu di Pasifik Selatan

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT.

Myanmar akan Pulangkan 300.000 Pengungsi Rohingya ke Rakhine Setelah Kondisi Keamanan Membaik

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Penyebab Meninggalnya Runner-up Miss Grand Indonesia 2025 Masih Misteri

Semarak HUT ke-81 RI! Pemerintah Siapkan Ragam Kegiatan Meriah untuk Rakyat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.