Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Lumajang Nikmati Dampak Positif Penerapan Program MBG

📅 Minggu, 14 Des 2025, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Lumajang Nikmati Dampak Positif Penerapan Program MBG Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto: Bupati Lumajang Indah Amperawati

JAKARTA – Masyarakat Lumajang, Jawa Timur, merasakan manfaat dan dampak positif luar biasa dari penerapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dimana para siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita telah menerima program tersebut.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam keterangan di Jakarta, Minggu (14/12), mengatakan manfaat yang dirasakan bukan hanya bagi golongan tersebut, namun juga warga yang menjadi tenaga kerja untuk penyiapan bahan baku makanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun relawan dapur SPPG.

"Wah, enak saiki bunda, aku saiki wis entuk kerjoan (enak sekali bunda, aku sekarang sudah dapat pekerjaan). Ngupas bawang saja Rp100 ribu, betapa bahagianya, saya kasihan, tapi juga senang. Karena itu, jangan khianati program ini," katanya.

Indah menilai program ini mulia, sebab program ini memiliki efek penggali yang bisa dirasakan oleh setiap elemen, mulai dari penerima manfaat, pekerja, hingga penyedia bahan baku seperti pedagang tahu dan tempe.

Ia memaparkan saat ini Kabupaten Lumajang mendapat kuota pembangunan 93 SPPG. Dari kuota itu, 40 SPPG telah terisi. Namun, dari 40 SPPG ini, baru 33 SPPG yang sudah mulai beroperasi.

Sebanyak 39 SPPG sudah memiliki sertifikat uji air, pelatihan penjamin makanan sebanyak 40 SPPG dan 12 SPPG sudah memiliki koki berpengalaman.

Menanggapi pengakuan Bupati Lumajang, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang merasa bersyukur. Sebab, saat ini banyak yang menyuarakan agar program MBG dihentikan dulu dengan berbagai alasan.

Menurut dia, saat ini banyak orang menyerang bahwa program MBG adalah proyek orang partai, proyek pejabat, proyek rekanan partai. Para mitra pun dituding berkolusi dengan Presiden. Padahal, Presiden tidak tahu siapa mereka

"Mereka melihat ini hanya pembagian kue, tapi tidak melihat multiplier effect yang diciptakan. Mereka akan melihat nanti enam bulan lagi mungkin, setelah semua, berapa pertumbuhan yang akan terjadi di Indonesia dari dampak dari makan bergizi gratis," ujarnya.

Nanik menekankan Presiden RI Prabowo Subianto merancang Program MBG tidak hanya bertujuan untuk memberi makan kepada para anak sekolah, tapi juga untuk menumbuhkan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, dan memacu pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat dari bawah. Karena itu, jika Program MBG berjalan dengan baik, pemerintah optimis, pertumbuhan ekonomi akan mencapai 7 hingga 8 persen.

Ia mengutip Yayasan Rockefeller yang mengatakan bahwa multiplier effect dari pertumbuhan ekonomi di bawah seperti pada penerapan program MBG bisa mencapai 75 persen. Artinya, pertumbuhan ekonomi yang luar biasa akan terjadi.

"Ibu sudahlah merem saja. Nggak usah ngomong 75 kali, 10 kali saya nanti putarannya Rp10 triliun di Lumajang ini bu, luar biasa." tutur Nanik S. Deyang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.