Kementerian Lingkungan Hidup Apresiasi Generasi Muda Sumbangkan 1000 USD dalam Gerakan Inisiatif Peduli Sesama '17 Tahun Bersatu, Satu Tujuan'
Sabtu, 13 Des 2025, 12:15 WIBSebuah inisiatif pemuda dari Jawa Barat telah menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa melalui kolaborasi untuk konservasi lingkungan dan bantuan bagi korban bencana di Sumatera. Gerakan bertajuk "17 Tahun Bersatu, Satu Tujuan" yang diinisiasi oleh Adli Firlian Ilmi berfokus pada pelestarian alam, dan juga pada aksi kemanusiaan yang nyata, melibatkan lebih dari 20 organisasi kepemudaan di seluruh Indonesia.
Inisiatif ini telah berhasil mendukung konservasi lingkungan dengan membangun setidaknya 62 titik konservasi air di berbagai wilayah Indonesia, dengan dana sekitar 1000 USD di berbagai wilayah Indonesia dan penekanan khusus di Nusa Penida, Karimunjawa, dan Wakatobi. Di bawah naungan GerakIklim Foundation, organisasi ini bekerja sama dengan Carbon Ethics dan Triangle Coral Center untuk mengadopsi minimal 500 bibit mangrove dan 120 bibit karang. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem laut Indonesia yang semakin rentan terhadap perubahan iklim.
Menurut Chief Officer Kriswijayanto, GerakIklim Foundation bersama Plan Indonesia, Humanis Foundation dan beberapa organisasi kepemudaan dan lingkungan di wilayah Jakarta serta Jawa Barat telah mengirimkan bantuan secara proaktif pada 14 Desember 2024 mendatang. Bantuan tersebut ditujukan untuk saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana alam, termasuk kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan medis. "Ini merupakan program prioritas yang dicanangkan oleh Adli sebagai Chief Coordinator untuk gerakan '17 Tahun Bersatu, Satu Tujuan'," ujar Kriswijayanto.
Adli, selaku Chief Coordinator, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk tanggung jawab dari perkumpulan generasi pemuda yang tahun ini memasuki usia 17 tahun. "Di usia 17, banyak dari kita biasanya merayakan dengan pesta pora, tapi kali ini kita harus peduli dengan perjuangan teman-teman yang merasakan dampak mengerikan dari bencana alam," kata Adli. Ia menekankan pentingnya rasa kemanusiaan dan etika dalam membantu sesama, terutama keluarga, anak-anak, dan masyarakat yang kurang beruntung. "Sudah seharusnya kita saling bahu membahu, bukan sekadar ucapan, tapi aksi nyata," tambahnya.
Disisi lain, program ini mendapatkan perhatian tersendiri dari Kementerian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq yang dalam keterangannya sangat mengapresiasi langkah langkah generasi penerus bangsa dalam berkolaborasi bersama memulihkan lingkungan hidup, dan membantu sesama disaat kondisi saudara saudara kita sedang dilanda musibah yang tidak pernah bayangkan sebelumnya. Ujar Faisol "inisiatif ini saya kira baru, dan sangat menginspirasi dan memotivasi generasi muda untuk saling bahu membahu untuk menjaga dan melestarikan lingkungan, tidak hanya kita sebagai pemerintah yang menjaga. Tapi masyarakat khususnya generasi muda berperan dalam implementasinya. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Lingkungan hidup sangat mengapresiasi program yang dijalankan dan siap mendukung jika kedepannya memerlukan bantuan.
Gerakan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam isu lingkungan dan sosial. Dengan kolaborasi lintas organisasi, "17 Tahun Bersatu, Satu Tujuan" diharapkan dapat terus berkembang, memberikan dampak positif jangka panjang bagi Indonesia yang sedang menghadapi tantangan bencana dan degradasi lingkungan yang semakin masif akibat perubahan iklim.Â
- Adli Firlian Ilmi, Chief Coordinator Yayasan GerakIklim
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.