Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4 Desa Terdampak Banjir Bandang di Probolinggo

📅 Sabtu, 13 Des 2025, 22:25 WIB | Oleh:
4 Desa Terdampak Banjir Bandang di Probolinggo Doc: Antara
Ket. Bupati Probolinggo berbincang dengan warga yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Tiris, Jumat (12/12/2025).

Probolinggo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo mencatat sebanyak 7 jembatan dan 40 rumah warga di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, terdampak banjir bandang yang menerjang kawasan setempat.

"Berdasarkan hasil asesmen terbaru bahwa jembatan yang terdampak bertambah satu dari enam menjadi tujuh jembatan yang rusak akibat bencana banjir di Kecamatan Tiris," kata Kepala Pelaksana BPBD Probolinggo Oemar Sjarif, di Probolinggo, Sabtu.

Jembatan dan rumah yang terdampak banjir bandang tersebar di empat desa di Kecamatan Tiris, yakni Desa Andungbiru, Andungsari, Tiris, dan Tlogosari, namun tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

Di Desa Andungbiru sebanyak 3 jembatan yang rusak dengan rincian dua jembatan putus total dan satu jembatan kondisinya miring, kemudian di Desa Andungsari terdapat dua jembatan yang terdampak yakni satu jembatan putus dan satu jembatan miring.

Kemudian di Desa Tiris terdapat satu jembatan yang mengalami kerusakan pada bagian pagar jembatannya, dan di Desa Tlogosari terdapat satu jembatan yang putus.

"Satu jembatan darurat di Desa Andungbiru sudah selesai dibangun untuk membuka akses warga yang terisolasi, sedangkan di Desa Andungsari juga dibuat jembatan darurat yang dibangun secara gotong royong oleh masyarakat," tuturnya.

Selain jembatan yang terdampak, lanjut dia, puluhan rumah warga juga terdampak banjir yang disertai lumpur di Desa Andungbiru dan Desa Tiris.

"Kami imbau masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di daerah rawan banjir dan tanah longsor," katanya.

Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan prioritas Pemerintah Kabupaten Probolinggo memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir bandang, terutama warga yang terisolasi akibat jembatan yang putus diterjang banjir.

"Yang penting sekarang adalah bagaimana masyarakat yang terisolasi bisa mendapatkan kebutuhan pokok, akses kesehatan, termasuk untuk anak sekolah dan ibu hamil. Kami siapkan jembatan darurat, bantuan makanan, dan kebutuhan pokok lainnya," kata dia.

Terkait penyebab banjir, Bupati Haris mengatakan bahwa debit air besar menjadi faktor dominan, namun pihaknya berharap tidak ada illegal logging atau penyebab lain.

"Sementara ini tidak ditemukan gelondongan kayu, meski ada pohon yang tercabut dan terbawa arus. Pengecekan lanjutan akan dilakukan di hulu sungai untuk memastikan tidak ada perubahan geometri yang berpotensi memicu banjir susulan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.