Pusat Sejarah TNI Kumpulkan Data Operasi Militer Masa Lampau di Maluku

Jumat, 12 Des 2025, 09:10 WIB

AMBON - Pusat Sejarah (Pusjarah) TNI mulai mengumpulkan berbagai data mengenai operasi militer masa lampau di Maluku, baik yang berkategori Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Pengumpulan data ini penting untuk memastikan setiap rekam jejak operasi, pengalaman lapangan, serta dinamika keamanan di Maluku terdokumentasi secara akurat sehingga dapat menjadi rujukan strategis bagi TNI,” kata Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) TNI Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan di Ambon, Kamis.

Ket. Foto: Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) TNI Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan bersama Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto — Sumber: Antara

Hal itu dikatakannya saat menyambangi Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Pattimura, Ambon di Kota Ambon.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan informasi terkait sejarah keterlibatan satuan-satuan TNI, termasuk Lanud Pattimura, dalam berbagai  OMP dan OMSP di Maluku.

Pada kesempatan itu juga tim Pusjarah TNI juga menggali data mengenai keberadaan dan peran satuan-satuan militer di wilayah Kodam XV/Pattimura yang selama ini berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara.

Menurut Pusjarah TNI, pengumpulan data sejarah ini penting dilakukan agar dokumen-dokumen dan catatan operasi tidak hilang atau tercecer akibat pergantian personel, perubahan struktur organisasi, maupun perkembangan situasi keamanan.

Selain menjadi arsip negara, data tersebut juga dapat digunakan untuk evaluasi strategis, penyusunan doktrin, dan penguatan pendidikan sejarah militer bagi prajurit.

Kapusjarah TNI  menegaskan pendalaman sejarah operasi dan satuan TNI di Maluku akan terus dilakukan untuk memperkaya dokumentasi sejarah yang dimiliki TNI.

Sementara itu, Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan pendataan yang dilakukan Pusjarah TNI.

“Data sejarah TNI merupakan hal yang sangat penting sebagai rujukan bagi generasi mendatang serta sebagai pijakan dalam pengembangan tugas dan peran TNI di masa depan,” ujar alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 1998 itu.

  • TNI

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.