Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Banten Jamin Pasokan Pangan Aman Jelang Natal-Tahun Baru

📅 Kamis, 11 Des 2025, 15:48 WIB | Oleh:
Pemprov Banten Jamin Pasokan Pangan Aman Jelang Natal-Tahun Baru Doc: ANTARA/HO-Pemprov Banten
Ket. Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandi dalam agenda High Level Meeting Optimalisasi Strategis Pengendalian Inflasi di Kantor BI Perwakilan Banten, Kota Serang, Rabu (10/12).

SERANG -- Pemerintah Provinsi Banten menjamin pasokan kebutuhan bahan pokok pangan di pasar tetap aman dan terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Upaya itu dilakukan untuk mencegah lonjakan harga akibat peningkatan permintaan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandi dalam keterangannya di Kota Serang, Kamis menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah menyiapkan langkah terstruktur untuk memastikan ketersediaan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga pangan.

“Misalnya penguatan stok dan cadangan pangan pemerintah daerah, termasuk komoditas beras, cabai, bawang merah, telur, dan daging,” ujar Deden.

Hal itu diungkapkannya saat High Level Meeting Optimalisasi Strategis Pengendalian Inflasi di Kantor BI Perwakilan Banten, Kota Serang, Rabu (10/12).

Deden menambahkan, seluruh kebijakan tersebut dijalankan secara masif di delapan kabupaten/kota.

Pemprov akan intensif melaksanakan operasi pasar murah dan gerakan pangan murah sebagai intervensi langsung di lapangan.

Pemantauan harian harga juga terus dilakukan melalui TPID agar respons kebijakan dapat diambil cepat ketika gejolak terdeteksi.

Distribusi pasokan dipastikan tetap lancar melalui koordinasi dengan distributor dan otoritas logistik untuk mencegah penimbunan dan hambatan transportasi.

Selain pengendalian harga jangka pendek, Deden menekankan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri melalui pendampingan petani serta penyediaan sarana produksi pertanian. Upaya itu menjadi bagian penting untuk menjaga suplai jangka panjang di tengah dinamika cuaca.

“Upaya menjaga stabilitas pangan bukan hanya tugas rutin tahunan, tetapi bagian dari ikhtiar kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan inflasi, dan memastikan bahwa seluruh warga Banten dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi iklim yang tidak menentu masih berpotensi mengganggu distribusi sehingga koordinasi lintas sektor harus diperkuat. “Stabilitas pangan harus menjadi gerakan bersama,” ujar Deden.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten Rawindra Ardiansah mengingatkan bahwa Banten masih bergantung pasokan dari luar daerah untuk beberapa komoditas selain beras.

Oleh karena itu, jalur logistik menjadi faktor penentu dalam pembentukan harga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.