Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akibat Curah Hujan Tinggi, 60 Hektare Sawah di Tangerang Terancam Puso

📅 Kamis, 11 Des 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Akibat Curah Hujan Tinggi, 60 Hektare Sawah di Tangerang Terancam Puso Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Tanaman padi siap panen

Kabupaten Tangerang --  Seluas 60 hektare lahan sawah di delapan wilayah kecamatan di Kabupaten Tangerang, Banten, terancam puso karena dampak terjadinya cuaca ekstrim yang diprediksi terjadi pada akhir tahun 2025.
"Potensi itu sampai beberapa bulan ke depan, mulai dari Desember, Januari, Februari karena curah hujan tinggi," kata Kepala Bidang (Kabid) Produksi Pangan dan Holtikultura pada DPKP Kabupaten Tangerang, Bambang di Tangerang, Kamis.

Ia mengungkapkan, potensi gagal panen itu diprediksi akan terjadi di area persawahan di Kecamatan Tigaraksa, Sindang Jaya, Kresek, Kronjo, Kemiri, Mauk, Rajeg, dan Pakuhaji.

Pihaknya saat ini sedang melakukan upaya memitigasi untuk menghadapi ancaman gagal panen pertanian padi di Tangerang, salah satunya dengan melakukan pemetaan area persawahan yang berada di wilayah rawan banjir.

"Kami selalu mengajak kepada para petani dan para penyuluh di lapangan untuk melakukan mitigasi," ucapnya.

Ia mengungkapkan, area sawah yang terdampak cuaca ekstrem dengan terendam banjir akan mendapat ganti rugi jika mereka masuk dalam kelompok tani.

Dimana, pihaknya akan mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat untuk sawah dan petani yang terdampak cuaca dan bencana tersebut.

"Kita lakukan penyuluh itu juga mulai mengajak petani bergotong- royong untuk mencegah banjir," jelasnya.

Bambang menambahkan, DPKP Kabupaten Tangerang tengah mempersiapkan pasokan benih bibit padi untuk para petani yang terdampak bencana dan mengalami gagal panen.

"Kalau nantinya ada petani yang terdampak maka kami akan memberikan bantuan berupa benih. Itu sedang kita persiapkan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.