Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yogyakarta Kebut Bersihkan Depo Sampah Jelang Natal dan Tahun Baru

📅 Rabu, 10 Des 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Yogyakarta Kebut Bersihkan Depo Sampah Jelang Natal dan Tahun Baru Doc: Dok. Pemkot Yogyakarta

YOGYAKARTA - Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Yogyakarta mempercepat pembersihan tumpukan sampah di sejumlah depo. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh depo dalam keadaan bersih sebelum aktivitas masyarakat meningkat pada akhir tahun.

Pemantauan langsung dilakukan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama jajaran dinas terkait pada Rabu (12/10/2025) di beberapa titik, antara lain Depo Mandala Krida, Langensari, Kotabaru, dan Tompeyan. Di lokasi-lokasi tersebut, alat berat dikerahkan untuk mengangkat tumpukan sampah, sementara truk-truk DLH disiagakan untuk mengangkutnya ke TPST Piyungan.

“Kita berusaha untuk supaya sampah yang banyak ini bisa habis sebelum Natal dan Tahun Baru,” ujar Hasto saat meninjau Depo Kotabaru.

Menurutnya, sejumlah depo masih berada di atas kapasitas tampung, seperti Mandala Krida, Kotabaru, dan Tompeyan. Pembersihan diprioritaskan di Kotabaru dan Mandala Krida, sementara hasil kerja dua hari pada 10 dan 11 Desember menjadi tolok ukur percepatan.

“Sebenarnya target saya ini tanggal sepuluh ini habis. Saya ini cek betul, saya tungguin. Mudah-mudahan hari ini paling nggak separuh lebih lah. Jadi besok sudah selesai,” tegasnya.

Hasto juga memastikan pemanfaatan kuota pembuangan ke TPST Piyungan dilakukan semaksimal mungkin agar tidak ada depo yang menyisakan sampah saat Nataru. Ia menegaskan rencana menutup Depo Kotabaru setelah pembersihan selesai karena lokasinya yang dinilai kurang tepat.

“Saya akan berusaha untuk RRI (depo Kotabaru) ini karena tempatnya tidak tepat, akan kita tutup. Nah ini kita bersihkan dulu ya. Mohon doanya lah mudah-mudahan bisa selesai,” ujar Hasto.

Dalam kunjungannya, Hasto juga memeriksa langsung isi kantong-kantong sampah dan menemukan masih banyak sampah yang belum dipilah. Ia menilai edukasi dan disiplin memilah sampah harus diperkuat, tidak hanya di rumah, tetapi juga di tempat usaha.

“Saya kira memang gerakan untuk memilah ini harus terus dilakukan. Dari waktu ke waktu kita harus kontrol. Gerakan memilah itu jauh lebih berat daripada sekadar menghabiskan. Memilah kan hubungannya dengan perilaku. Rekonstruksi sosial dan merubah perilaku harus kita gerakkan terus-menerus,” jelasnya.

Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufik, menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan 40 armada truk pada pembersihan 10 Desember. Setiap truk melakukan dua rit sehingga sekitar 80 rit sampah dapat terangkut dalam satu hari. Targetnya, pengangkutan dapat mencapai 100 rit untuk mempercepat pembersihan.

“Jadi prioritas yang pertama Mandala, karena memang itu depo yang paling banyak sampahnya. Insya Allah hari ini bisa selesai. Kemudian yang kedua RRI (Kotabaru) karena berdekatan dengan aktivitas keagamaan, sehingga itu kita prioritaskan,” ujarnya.

Rajwan menambahkan, Kota Yogyakarta mendapatkan kuota rutin pembuangan 1.200 ton sampah ke Piyungan ditambah sekitar 900 ton menjelang Nataru. DLH juga sudah mengajukan penyesuaian waktu pembuangan agar proses percepatan dapat berjalan lancar.

“Jadi, kita maksimalkan, kita optimis nanti sebelum Natal dan Tahun Baru nanti semua depo sudah selesai,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.