Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taekwondo Raih Emas untuk Indonesia pada SEA Games 2025

📅 Rabu, 10 Des 2025, 18:03 WIB | Oleh:
Taekwondo Raih Emas untuk Indonesia pada SEA Games 2025 Doc: ANTARA/Zabur Karuru
Ket. Taekwondoin Indonesia Muhamad Hafizh Fachrur Rhozy , Muhammad Alfi Kusuma, Muhamad Rizal beraksi pada final beregu poomsae putra Taekwondo SEA Games 2021 Vietnam di Tay Ho Gymnasium, Hanoi, Vietnam.

BANGKOK, THAILAND - Cabang olahraga taekwondo menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 melalui trio Muhammad Rizal, Muhammad Hafizh Fachrul Rhazy, dan Muhammad Alfi Kusuma di nomor men's recognized poomsae team.

Menurut informasi dari NOC Indonesia, emas dari taekwondo menjadi medali emas pertama bagi Indonesia. Namun, berdasarkan data laman resmi SEA Games 2025, justru nomor mixed kayak four 500 meter yang tercatat sebagai penyumbang emas perdana bagi Indonesia.

Pada pertandingan taekwondo yang berlangsung di Island Hall lantai tiga Fashion Island Shopping Mall, Rabu (10/12), Rizal dan rekan-rekan tampil solid dan konsisten. Mereka meraih skor tertinggi untuk mengungguli Filipina yang harus puas dengan perak, sementara Malaysia dan Thailand meraih perunggu bersama.

Pada cabang dayung, tim Indonesia berhasil menyabet emas pada nomor mixed kayak four 500 meter melalui kombinasi atlet Stevani Maysche Ibo, Subhi, Indra Hidayat, dan Ramla Baharuddin di Royal Navy Rowing and Canoeing Training Center, Chonburi.

Tim Indonesia melakukan comeback dramatis menjelang garis finis. Setelah sempat tertinggal di pertengahan lomba, mereka mampu menyalip Singapura di detik-detik akhir. Subhi dan kawan-kawan membukukan waktu 1 menit 37,916 detik, unggul tipis dari Singapura yang mencatat 1 menit 38,161 detik.

Pada pertengahan lintasan 250 meter, Singapura unggul tipis dengan catatan 47,32 detik, disusul Indonesia (47,73 detik) dan Thailand (47,77 detik). Namun strategi dan tenaga akhir tim Merah Putih menjadi kunci keberhasilan mereka.

Pada babak penyisihan, Indonesia berada di posisi kedua dengan catatan 1 menit 41,725 detik, terpaut hampir satu detik dari Singapura yang memimpin dengan waktu 1 menit 42,638 detik. Namun pada final, Indonesia membalikkan keadaan untuk meraih emas. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.