Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Cabai Meroket, Warga Yogyakarta Diminta Mulai Menanam Sendiri

📅 Rabu, 10 Des 2025, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Cabai Meroket, Warga Yogyakarta Diminta Mulai Menanam Sendiri Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA - Lonjakan harga cabai di sejumlah pasar tradisional Yogyakarta mendorong pemerintah setempat mengajak warga menanam komoditas tersebut secara mandiri. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi atas terbatasnya pasokan cabai dari daerah pemasok.

“Pasokan memang sangat terbatas. Imbauan kami, masyarakat di kota sudah mulai menanam cabai sendiri bisa untuk sehari-hari,” ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan saat memantau harga dan stok kebutuhan pokok di Pasar Beringharjo, Selasa.

Wawan menyampaikan bahwa hasil pemantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta menunjukkan stabilitas harga bahan pokok secara umum, meskipun cabai menjadi komoditas yang mengalami kenaikan paling signifikan.

Ia menjelaskan harga cabai saat ini berada di kisaran Rp80.000 hingga Rp95.000 per kilogram, terutama akibat penurunan pasokan dari beberapa daerah. “Yang semakin pedas tadi harga cabai ya, harganya naik sampai Rp80-95 ribu per kg. Tapi secara keseluruhan masih cukup terkendali,” katanya.

Meski harga cabai melonjak, Wawan memastikan stok bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru tetap aman. Setelah dari Pasar Beringharjo, rombongan melanjutkan pengecekan ke Gudang Indomarco Yogyakarta untuk memastikan kelancaran distribusi barang.

Kepala Bidang Ketersediaan, Pengawasan, dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Sri Riswanti, menambahkan bahwa selain cabai, beberapa komoditas juga mengalami kenaikan harga.

“Daging ayam minggu ini sudah naik dari harga Rp36 ribu ke rata-rata Rp38 ribu sampai Rp40.000 per kg, tetapi stoknya tetap dipastikan aman. Hanya saja memang ada permintaan yang bersamaan,” ujarnya.

Bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp48.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng dan telur tercatat stabil.

Sri menyebut kenaikan harga cabai terjadi cukup cepat. “Minggu ini (cabai) mengalami empat kali kenaikan harga dari 50 sampai terakhir pagi ini kita survei Rp95.000 per kg. Informasi dari pedagang, produksi menurun karena ini baru masuk masa tanam dan juga terpengaruh curah hujan,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.