Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cara Bermain Garuda Muda Perlu Perombakan Total

📅 Rabu, 10 Des 2025, 07:33 WIB | Oleh:
Cara Bermain Garuda Muda Perlu Perombakan Total Doc: ANTARA/Nova Wahyudi
Ket. Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 Dony Tri Pamungkas (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Filipina Alex Jame Monis pada pertandingan babak penyisihan Grup C Sepak Bola SEA Games 2025 di The 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12).

JAKARTA – Bermain sangat buruk saat melawan Filipina, Tim Indonesia U22 harus rombak total cara bermain untuk menghadapi laga hidup mati bertemu Myanmar dalam laga lanjutan SEA Games 2025 Grup C cabang sepak bola putra. Pertandingan akan digelar Jumat (12/12) di Stadion 700th Anniversary of Chiang Mai, Thailand.

Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Indra Sjafri demi menjaga asa ke semifinal.

Indonesia datang ke laga ini dengan situasi genting setelah takluk 0-1 dari Filipina di pertandingan pembuka. Hasil tersebut mengantar Filipina menyegel status juara Grup C sekaligus tiket ke semifinal.

Di sisi lain, kekalahan itu membuat langkah Garuda Muda berada di ujung tanduk dan tidak lagi memegang kendali penuh atas nasib sendiri. Format turnamen hanya meloloskan tiga juara grup ke semifinal, ditambah satu tim berstatus runner-up terbaik. Indonesia kini hanya bisa memburu tiket melalui jalur tersebut. Syarat utamanya, Indonesia harus menang atas Myanmar untuk mengamankan posisi runner-up Grup C.

Namun, kemenangan saja tidak cukup. Indonesia juga harus berharap situasi di Grup A dan Grup B berpihak. Di Grup A, Thailand memimpin dengan tiga poin dan selisih gol +5, disusul Timor Leste (3 poin, -3) dan Singapura (0 poin, -2). Timor Leste telah menyelesaikan seluruh pertandingan. Laga penentuan antara Thailand dan Singapura berlangsung Kamis (11/12).

Bagi Indonesia, skenario ideal adalah Thailand minimal bermain imbang atau menang atas Singapura. Dengan begitu, posisi runner-up Grup A akan menjadi milik Timor Leste dan peluang Indonesia terbuka lebar, asalkan mampu menundukkan Myanmar.

Ancaman lebih serius datang dari Grup B yang dihuni Malaysia, Vietnam, dan Laos. Malaysia mengoleksi 3 poin (selisih gol +3), Vietnam 3 poin (+1). Sedangkan Laos dipastikan menjadi juru kunci. Laga Vietnam kontra Malaysia digelar Kamis dan berpotensi menjadi “laga damai.” Jika berakhir imbang, kedua tim akan mengoleksi empat poin dan otomatis mengunci kelolosan, sekaligus menyulitkan Indonesia dalam persaingan runner-up terbaik.

Terlepas dari berbagai skenario, Indonesia tak memiliki pilihan selain menang. Fokus itu pula yang ditegaskan Indra Sjafri. “Saya lebih fokus bisa menang lawan Myanmar. Kemenangan itu yang terpenting. Hasil Vietnam dan Malaysia itu tidak bisa kita atur,” ujar Indra.

Terpenting cara bermain Indonesia harus lebih baik, jangan seperti melawan Filipina. Pemain seperti tak punya pola dan bermain tanpa strategi. Banyak kesalahan elementer: salah umpan, pasing mental jauh, dan banyak lagi. Ini semua harus diperbaiki total. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.