Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Perkuat Stok Beras hingga Tiga Kali Lipat di Aceh-Sumut-Sumbar

📅 Selasa, 09 Des 2025, 12:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Perkuat Stok Beras hingga Tiga Kali Lipat di Aceh-Sumut-Sumbar Doc: Antara
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani

JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan pihaknya memperkuat stok beras hingga tiga kali lipat di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) guna membantu masyarakat dalam pemulihan pascabencana di ketiga provinsi itu.

Rizal mengatakan penguatan ketahanan pangan di wilayah terdampak bencana melalui penguatan stok beras sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto serta Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

"Arahan dari Pak Mentan selaku Kepala Bapanas, bahwa stok diperintahkan untuk dilipatgandakan sesuai dengan arahan Pak Presiden, jangan sampai masyarakat tidak dapat makanan. Jadi stok kami dorong, khusus yang di tiga daerah terpapar bencana," kata Rizal dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dia menyebutkan di Aceh, Bulog saat ini memiliki stok hampir 80 ribu ton beras dan akan ditambah menjadi minimal dua kali lipat, bahkan berpotensi mencapai tiga kali lipat sesuai kebutuhan daerah.

Penguatan stok serupa juga dilakukan di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, termasuk Padang, agar distribusi bantuan pangan dapat berlangsung cepat dan merata tanpa hambatan jarak pengiriman.

Dengan memperbesar stok di wilayah masing-masing, Bulog berharap tidak perlu lagi mendatangkan beras dari Jakarta atau Surabaya, sehingga proses penyaluran bantuan menjadi lebih efisien.

Langkah itu diharapkan memastikan ketersediaan pangan tetap aman, mempercepat respons bencana, serta memberikan ketenangan bagi masyarakat bahwa kebutuhan beras terpenuhi dalam situasi darurat.

"Harapannya nanti tidak perlu lagi moving-moving yang jauh dari Jakarta atau dari Jawa Timur, dari Surabaya. Jadi cukup stok yang ada di masing-masing kabupaten/kota. Itu untuk yang daerah bencana," jelas Rizal.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan pasokan pangan di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) diperkuat dua kali lipat guna menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat terdampak bencana banjir tiga provinsi ini.

"Kami memastikan pengiriman cadangan pangan dari Bulog dua kali lipat, kalau biasanya 1.000 ton, kita kirim 2.000 ton," kata Zulhas dalam kegiatan Bisnis Indonesia Group Conference, di Jakarta, Senin (8/12).

Ia menjelaskan cadangan pangan Bulog dikirim dua kali lipat sebagai langkah cepat pemerintah menjaga suplai wilayah terdampak bencana di ketiga provinsi tersebut.

Hal senada pernah disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa ketersediaan pangan bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar melalui suplai beras tiga kali lipat dari kebutuhan.

"Kebutuhan Sumatera Utara, Aceh, dan Padang (Sumatera Barat), kami suplai tiga kali lipat dari kebutuhan, kami pemerintah tidak akan biarkan satu pun masyarakat kekurangan beras karena stok nasional ini tertinggi sepanjang sejarah," kata Mentan, di sela meninjau Gudang Bulog di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, Rabu (3/12).

Seluruh langkah itu merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta jaminan tanpa syarat agar tidak ada masyarakat kekurangan pangan di wilayah terdampak bencana tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.