Wagub: Pemprov Komit Wujudkan Jakarta Kota Inklusif

Senin, 08 Des 2025, 03:19 WIB

JAKARTA – Pemprov Jakarta komitmen mewujudkan Jakarta yang bertransformasi menjadi kota global inklusif dan berkelanjutan. “Transformasi ini memperkuat gerakan inklusi, yakni ruang kebersamaan tempat kreativitas, karya, dan prestasi penyandang disabilitas semakin terlihat dan dihargai. Potensi ini perlu terus didukung dengan menghadirkan lingkungan yang bebas hambatan dan bebas stigma,” tandas Wagub Jakarta, Rano Karno.

Dia menegaskan ini saat menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025 di Candi Bentar Hall, Ancol, Jakarta Utara, akhir pecan. Dalam kesempatan tersebut, Wagub menambahkan bahwa Pemprov Jakarta terus memperluas akses dan ruang ekspresi bagi penyandang disabilitas. Ini ditempuh melalui seni, pendidikan, pekerjaan, transportasi, serta layanan publik sejalan dengan prinsip no one left behind.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka bursa kerja untuk penyandang disabilitas di Universitas Tarumanegara, Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (6/12). — Sumber: ANTARA/HO-Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta.

HDI juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan inovasi dan memperkuat aksesibilitas di Jakarta. Rano mengapresiasi Dinas Sosial, komunitas disabilitas, dunia usaha, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan HDI. Wagub juga menyampaikan kebanggaannya kepada para pemenang“Jakarta Disability Got Talent.” Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas tidak dibatasi oleh kondisi fisik.

Sebelumnya, Wagub Rano menghadiri gelaran “Lintas Mentari Job Fair” untuk penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja di Jakarta. Menurutnya, kolaborasi industri dan pemerintah penting untuk memastikan pasar tenaga kerja semakin inklusif dan memberikan ruang yang setara bagi seluruh warga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para mitra dan pelaku industri yang membuka akses kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Kolaborasi semacam ini pen­ting untuk memastikan pasar tenaga kerja di Jakarta semakin inklusif dan memberikan ruang yang setara bagi seluruh warganya,” tandas Rano.

Peringatan HDI Tahun 2025 mengusung tema “Fostering Disability-Inclusive Societies for Advancing Social Progress” atau “Membangun Masyarakat Inklusif Disabilitas untuk Kemajuan Sosial.” Ini mau menegaskan komitmen Jakarta memastikan setiap warga memiliki kesempatan setara dalam pembangunan kota.

Ekosistem

Sementara itu, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemprov Jakarta dalam memperkuat ekosistem olahraga sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing Jakarta menuju kota global. Hal tersebut disampaikannya dalam “Forum Utama Indonesia Sports Summit 2025,” di Indonesia Arena Senayan, Jakarta Pusat.

Pramono menjelaskan bah­wa Jakarta menargetkan masuk jajaran Top 50 Global Cities tahun 2030 dan Top 20 tahun 2045. Dia menyampaikan bahwa sejumlah indikator peningkatan kualitas kota telah terlihat. Ini antara lain kenaikan peringkat Jakarta dari 74 menjadi 71 dalam Global City Index.

“Ekosistem olahraga dan wellness kami tempatkan sebagai sektor strategis pembangunan kota,” ujar Pramono. Menurutnya, sektor sport tourism Jakarta tumbuh pesat. Hal itu, sekarang menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun investor. Selain itu, perkembangan sport lifestyle economy yang menjadi tren global dinilai membuka peluang ekonomi besar bagi warga.

“Olahraga kini bukan lagi sekadar pertandingan, tetapi identitas, gaya hidup, dan industri bernilai triliunan ru­piah,” jelas Gubernur. Pramono menyoroti meningkatnya aktivitas olahraga di Jakarta. Ini tecermin dari maraknya penyelenggaraan kegiatan. Ada maraton, e-sports, bela diri, futsal, dan basket yang memenuhi kalender kota. “Hal ini menunjukkan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas olahraga yang dinamis,” ungkap Gubernur Pramono. wid/G-1

  • Jakarta Kota Inklusif

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.