Celta Vigo Permalukan Madrid, Dua Kartu Merah Warnai Kekalahan Los Blancos

Senin, 08 Des 2025, 08:49 WIB

MADRID, SPANYOL — Real Madrid menelan kekalahan menyakitkan 0-2 di kandang sendiri saat menjamu Celta Vigo, Senin (8/12) dini hari WIB. Laga lanjutan La Liga. Laga di Santiago Bernabeu itu berakhir pahit bagi tuan rumah setelah mereka harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain usai Fran Garcia dan Alvaro Carreras menerima kartu merah.

Gelandang muda Celta Vigo, Williot Swedberg, menjadi pahlawan tim tamu dengan mencetak dua gol di babak kedua. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Madrid di liga musim ini dan membuat rival mereka, Barcelona, kini unggul empat poin di puncak klasemen.

Ket. Foto: Pemain Real Madrid terlihat kecewa usai kalah dari Celta Vigo dalam laga La Liga, Senin (8/12) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Pelatih Madrid, Xabi Alonso, juga harus menerima kabar buruk lainnya setelah bek andalan Eder Militao mengalami cedera. Situasi ini datang pada momen yang tidak tepat, karena Los Blancos dijadwalkan menjamu Manchester City pada laga Liga Champions, Rabu mendatang.

Madrid menjalani laga kandang ini setelah sebelumnya melakoni enam pertandingan tandang di berbagai kompetisi, termasuk menjadi tuan rumah laga NFL di Bernabeu. Tren performa mereka pun menurun tajam, dengan hanya satu kemenangan dari lima laga terakhir di La Liga.

“Kami harus segera membalik halaman. Ini hanya tiga poin,” ujar Alonso. “Kami punya pertandingan Liga Champions melawan City untuk bereaksi dan menghapus rasa pahit ini.”

Dengan duel besar melawan tim asuhan Erling Haaland di depan mata, Alonso memilih mengistirahatkan bek tengah Antonio Rüdiger dan memainkan Carreras di jantung pertahanan. Namun, keputusan itu tak bertahan lama. Rüdiger harus masuk kembali di pertengahan babak pertama setelah Militao ditarik keluar karena cedera.

Raul Asencio tampil sebagai bek kanan setelah Trent Alexander-Arnold dipastikan absen dua bulan akibat cedera paha, memperpanjang awal sulit mantan pemain Liverpool itu dalam petualangannya di ibu kota Spanyol.

Kiper Celta, Ionut Radu, tampil gemilang di babak pertama dengan menggagalkan sundulan Jude Bellingham serta tembakan jarak jauh Arda Güler. Madrid kesulitan membongkar pertahanan rapat Celta yang bermain sangat disiplin, membuat Kylian Mbappé dan Vinícius Júnior minim ruang.

Peluang terbaik Madrid di babak pertama datang dari Güler, ancak tendangan pemain Turki itu melenceng tipis setelah menerima umpan dari Mbappé. Radu kembali menjadi tembok kokoh saat menggagalkan peluang Vinícius setelah umpan terobosan Aurélien Tchouaméni.

Di awal babak kedua, Radu kembali menepis tembakan keras Federico Valverde dari luar kotak penalti. Namun, kebuntuan akhirnya pecah saat Bryan Zaragoza mengirim umpan silang dari sisi kiri yang disambut Swedberg dengan sentuhan cantik untuk memperdaya Thibaut Courtois. Celta memimpin 1-0.

Petaka bertubi-tubi menghantam Madrid. Bellingham mengalami luka di wajah dan berdarah setelah benturan dengan Borja Iglesias. Tak lama berselang, Fran Garcia menerima dua kartu kuning hanya dalam waktu satu menit, yang kedua akibat pelanggaran ceroboh terhadap Swedberg, sehingga Madrid harus bermain dengan 10 orang.

Mbappé sempat melambungkan bola melewati Radu, tetapi hanya mengenai atap jala. Gonzalo Garcia, yang masuk sebagai pemain pengganti, juga hampir menyamakan skor lewat sundulan yang tipis melebar.

Drama semakin lengkap di masa injury time ketika Carreras diganjar kartu merah langsung akibat protes keras kepada wasit Alejandro Quintero. “Saya tidak menyukai kepemimpinan wasit,” kata Alonso seusai laga.

Dalam kondisi Madrid bermain dengan sembilan pemain dan kehilangan fokus, Celta memastikan kemenangan lewat gol kedua Swedberg yang melewati Courtois sebelum mendorong bola ke gawang kosong.

“Ini luar biasa, kami membaca permainan dengan sangat baik. Kami memang agak beruntung dalam beberapa peluang, tapi kami bermain bagus,” ujar Iglesias kepada Movistar.

“Dengan kualitas pemain yang mereka miliki, sulit menyamai mereka, tapi kami membaca pertandingan dengan baik, menguasai bola, bermain di area mereka, dan tampil luar biasa.”

Sementara itu, Espanyol melanjutkan awal musim yang impresif setelah meraih kemenangan 1-0 atas Rayo Vallecano dan naik ke posisi kelima klasemen. Roberto Fernandez menjadi pahlawan lewat gol penalti di babak pertama dalam laga yang digelar di RCDE Stadium, Cornella.

Espanyol kini hanya terpaut empat poin dari Atletico Madrid yang berada di peringkat keempat, dengan satu laga lebih sedikit dari tim asuhan Diego Simeone.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.