BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumut pada 8-15 Desember 2025
Senin, 08 Des 2025, 17:57 WIBMEDAN, SUMATERA UTARA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar waspada potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) yang dapat terjadi pada 8 hingga 15 Desember 2025.
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Hendro Nugroho di Medan, Senin, mengatakan BMKG mengidentifikasi adanya Bibit Siklon Tropis 918 di Samudera Hindia Barat Daya Lampung yang mengakibatkan adanya belokan angin dan konfluensi (pertemuan massa udara) di Sumut.
Bibit Siklon Tropis 91S juga didukung oleh aktifnya gelombang atmosfer dan Madden-Julian Oscillation (MJO) di sekitar pusat sirkulasinya. Kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) negatif masih akan berlangsung hingga bulan Desember 2025.
Selain itu, kata dia, suhu muka laut terpantau hangat berkisar 29-30 derajat Celsius dan kelembapan udara yang tinggi di semua lapisan atmosfer.
Dengan adanya faktor-faktor tersebut, lanjutnya, wilayah Sumatera Utara diprediksi akan menerima tambahan uap air, sehingga terjadi peningkatan pembentukan awan-awan hujan khususnya di wilayah pantai barat.
Wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat dan sangat lebat antara lain di Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.
Kondisi yang sama juga dapat terjadi pada Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan. Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Langkat, Kota Medan, Kota Binjai, Deli Serdang, Karo, Simalungun, Samosir, Serdang Bedagai, Kota Pematang Siantar, dan Labuhanbatu Selatan.
BBMKG Wilayah I mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam seminggu ke depan (8-15 Desember 2025) beberapa wilayah di Sumatera Utara diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan.
Masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar.
Mengingat cuaca bersifat dinamis, kata dia, masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi terkini dari BMKG.
Para kepala daerah juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri setempat, untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan oleh BBMKG Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi dan dapat menghubungi layanan informasi BBMKG ilayah I melalui call center di 0821-6804-3653 atau email bbmkgl@bmkg.go.id," kata Hendro Nugroho. Ant
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Pemkot Probolinggo Gencarkan Gerakan Selamatkan Pangan
-
BMKG: Gempa Lombok Barat akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia
-
Festival Dalang Anak Digelar di Solo, Dorong Regenerasi Seni Pewayangan
-
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Terjadi Desember 2026
-
BMKG: Hujan dengan Berbagai Intensitas Bakal Guyur Sejumlah Kota Besar di Wilayah Indonesia pada Minggu
-
Perkuat Ekosistem Kewirausahaan, Kementerian UMKM Berkolaborasi dengan UI Buka Akses Program Inkubasi
-
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.