Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

InklusiLand 2025: Festival Inklusi Terbesar Indonesia Rayakan Kesetaraan dan Ruang Publik yang Ramah Difabel

📅 Minggu, 07 Des 2025, 21:55 WIB | Oleh:

"Inklusi bukan sebatas agenda sosial, ini adalah keberpihakan yang diwujudkan dalam kebijakan, infrastruktur, dan layanan publik yang benar-benar bisa diakses semua warga.
Festival ini memberi pesan bahwa penyandang disabilitas tidak menunggu untuk diberi ruang — mereka siap mengambil peran. Tugas kita adalah memastikan pintu itu terbuka," ujar Gubernur Banten dalam sambutannya.

InklusiLand menghadirkan lebih dari 3500 peserta yang terdiri dari penyandang disabilitas pendamping, atlet dan masyarakat pemerhati sosial, serta puluhan komunitas yang bergerak di isu inklusi. Perayaan dimulai dengan Lestari 1K Fun Walk, senam sehat dan paparazzi runway, memberikan pengalaman afirmatif layaknya “superstar treatment” bagi seluruh peserta.

6 Experience Zones: Ruang Inklusi yang Hidup

Zona Lestari Para-Juara: Zona olahraga adaptif ini menyuguhkan Mini Boccia Family Relay, Podium Moment dengan Medali Paris, yang mengajak pengunjung memahami dunia para olahraga dengan cara menyenangkan. Di Para-Athlete Story Corner, pengunjung dapat mendengar langsung kisah inspiratif para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.

Zona Ekspresi Lestari: Zona kreatif yang menghadirkan aktivitas upcycle dari gelas plastik, membentuk tulisan InklusiLand. Zona ini mengajak masyarakat memahami bahwa kreativitas dapat menjadi sarana perubahan menuju gaya hidup berkelanjutan.

Zona Lestari Hijau: Melalui E-waste Sorting Game, Galeri Tanaman, zona ini mengajarkan bahwa kebiasaan kecil seperti memilah sampah dan menanam dapat membawa dampak besar terhadap bumi.

Zona Wirausaha Sirkular: Zona ini menghadirkan pasar UMKM inklusif, area FnB, dan edukasi Kategori Sampah untuk memperkuat budaya ekonomi sirkular. Setiap transaksi dan interaksi menjadi dukungan nyata bagi pelaku usaha difabel.

Zona Inspirasi Lestari: Zona sarat inspirasi yg diwujudkan dalam perwujudan cita-cita melalui photobooth AI.

Zona Lestari Pelita Bangsa: Zona keluarga yang hangat, berisi Sudut Konsultasi, Arena Bermain, Cap Paspor, dan Arena Gerak Cahaya yang dapat dimainkan semua anak. Pengunjung menutup perjalanan dengan Medali Kenangan, simbol “You are part of the movement.”

"Tahun ini, kami juga menghadirkan Anugerah Inklusi Pelita Bangsa sebagai bentuk penghargaan kepada empat sosok inklusi yang telah memberikan dampak. Mereka adalah individu yang bekerja dengan ketekunan, membangun perubahan melalui langkah-langkah nyata, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus memperkuat gerakan inklusi," ungkap Cahaya.

Keempat sosok inklusi tersebut adalah Prof. Dr. Ali Muktiyanto – Rektor Universitas Terbuka (2025–2030). Ia memimpin UT dengan perspektif inklusif yang lahir dari pengalaman pribadinya menghadapi tantangan mobilitas.

Di bawah kepemimpinannya, berbagai layanan UT disesuaikan agar lebih ramah bagi mahasiswa berkebutuhan khusus, mulai dari alur administrasi hingga dukungan pembelajaran. Kiprahnya dinilai YIPB sebagai upaya nyata membuka akses pendidikan tinggi yang lebih adil dan setara.

Dr. Fauzi – Dosen Tuli, Akademisi & Pelaku Seni Fotografi. Ia mengubah keterbatasan komunikasi menjadi kekuatan pedagogis melalui pendekatan visual dan inovasi teknologi dalam mengajar fotografi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.