Sayang Sekali 43 Cagar Budaya Jadi Korban Banjir Bandang Sumatera

Jumat, 05 Des 2025, 01:01 WIB

JAKARTA – Sungguh disayangkan banjir bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar telah merusak 43 cagar budaya tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Mereka terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). "Jadi total ada sekitar 43 yang terdampak," kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan hasil pendataan, ia memerinci, bencana alam berdampak pada 34 cagar budaya di wilayah Provinsi Aceh, tujuh cagar budaya di wilayah Sumut, dan dua cagar budaya di wilayah Sumbar. Menurut dia, cagar budaya yang terdampak banjir dan longsor ada yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun parah.

Ket. Foto: Harus dirawat cagar yang merupakan peninggalan masa lalu — Sumber: ist

Ia menyampaikan bahwa sejumlah cagar budaya di wilayah Aceh mengalami kerusakan sedang karena tergenang banjir, termasuk Makam Putroe Balee, Makam Sultan Ma'ruf Shah, Masjid Poteu Meureuhom​​​​, Makam Putroe Sani, Makam Daeng Mansur, Masjid Madinah, dan Masjid Teungku Pucok Krueng.

Menurut dia, banjir juga menggenangi makam dan masjid tua serta rumah adat di wilayah Aceh Tengah. "Ini rumah adat Toweren di Aceh Tengah ini terendam banjir, ini cukup parah. Situs Loyang Ujung Karang ini juga terkena longsor di Aceh Tengah, cukup berat," katanya.

Cagar budaya di wilayah Sumut yang terdampak bencana, menurut dia, antara lain kediaman Tjong A Fie, Masjid Raya Al Osmani, Masjid Raya Al Mashun, Masjid Azizi, Masjid Sri Alam Dunia, Bagas Godang Sipirok, dan Bagas Godang Muaratais. Ia menambahkan, Situs Bongal dan Jago-jago di Tapanuli Tengah sempat tergenang, tetapi genangannya sekarang sudah surut.

Di wilayah Sumbar, ia melanjutkan, rumah pahlawan nasional Rasuna Said terdampak banjir dan bagian Jalur Kereta Api Sawahlunto-Teluk Bayur di Kabupaten Pesisir Selatan terdampak banjir dan longsor. Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa bencana alam di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar berdampak pada 72 orang juru pelihara situs dan cagar budaya.

"Mereka ini yang di garda paling depan untuk memelihara situs dari hari ke hari, itu yang terdampak itu 72 orang, tapi 72 itu dalam keadaan sehat, tapi rumahnya kebanjiran, rusak, dan lain-lain," katanya. Ia menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan hingga saat ini telah menggalang dana Rp1,5 miliar untuk membantu penanganan dampak banjir dan longsor terhadap cagar budaya di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Menurut dia, dana tersebut akan disalurkan ke Balai Pelestarian Kebudayaan di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.