Norris Tolak Wacana Loyalitas Tim Jelang Penentuan Gelar F1 di Abu Dhabi
Jumat, 05 Des 2025, 10:58 WIBABU DHABI, UNI EMIRAT ARAB â Lando Norris menegaskan bahwa ia tidak akan meminta bantuan rekan setim sekaligus rival perebutan gelar, Oscar Piastri, pada Grand Prix Abu Dhabi akhir pekan ini meski dukungan tersebut berpotensi menjadi satu-satunya cara untuk menyalip Max Verstappen dalam perebutan titel juara dunia Formula 1.
Pembalap Inggris berusia 26 tahun itu saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin atas Verstappen dan 16 poin dari Piastri. Ia mengakui akan menyambut bantuan dalam kondisi tertentu, namun menolak meminta secara langsung karena tidak sesuai dengan prinsip pribadinya.
Norris dan Piastri menegaskan bahwa McLaren belum membahas instruksi tim jelang balapan penutup musim. Mereka tetap mengacu pada âpapaya rulesâ, aturan internal yang memberi kebebasan bagi kedua pembalap untuk saling bersaing dengan dukungan setara.
âSaya tidak berpikir akan meminta hal itu, dan saya tidak tahu, itu tergantung Oscar, apakah ia akan melakukannya,â kata Norris dalam sesi jumpa media.
âMenurut saya, itu bukan sesuatu yang harus saya tentukan. Jika posisi terbalik pun, apakah saya bersedia? Secara pribadi, saya rasa iya, karena memang begitu sifat saya.â
Salah satu skenario yang ditanyakan kepada tiga kandidat juara adalah kemungkinan Verstappen memimpin balapan dengan Piastri di posisi ketiga dan Norris keempat. Dalam situasi itu, Verstappen akan meraih gelar kelima beruntun kecuali dua pembalap McLaren bertukar posisi.
âSaya tidak akan memintanya,â tegas Norris.
âSaya tidak ingin meminta karena menurut saya itu bukan pertanyaan yang adil. Jika akhirnya begitu dan Max jadi juara, ya sudah. Selamat untuknya, dan kami bersiap untuk musim depan. Itu tidak akan mengubah hidup saya. Dia pantas mendapatkannya.â
Verstappen, yang memenangi lima dari delapan balapan terakhir, tampak paling santai di antara ketiganya. Norris terlihat tegang, sementara Piastri yang pekan lalu kehilangan peluang menang akibat strategi tim yang keliru di Qatar, terlihat tenang meski berhati-hati.
âIni bukan sesuatu yang kami bahas,â ujar Piastri, 24 tahun, yang tengah memburu gelar pertama bagi Australia sejak Alan Jones pada 1980.
âSampai saya tahu apa saja yang diterima atau tidak, saya belum punya jawaban pasti.â
Bos tim McLaren Andrea Stella menegaskan tidak ada rencana untuk mengubah pendekatan tim dalam perebutan gelar, sembari mengincar gelar ganda pertama sejak Mika Hakkinen pada tahun 1998.
âYang penting bagi kami adalah memastikan kami berada dalam posisi untuk mengalahkan Verstappen dengan salah satu pembalap kami,â ujar Stella, yang telah membawa McLaren meraih dua gelar konstruktor beruntun.
Sementara itu, Verstappen menikmati waktu santai bersama putrinya pekan ini, sementara dua rivalnya memilih bermain golf atau beristirahat.
âSaya tidak menyangka berada dalam pertarungan gelar,â kata Verstappen.
âTapi inilah kenyataannya! Ayah saya sedang reli di Afrika, ibu saya bahagia bersama anjing-anjingnya. Mereka selalu mendukung saya, ibu saya selalu menyalakan lilin sebelum setiap balapan. Sepertinya mereka percaya pada anaknya,â ujarnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
BPBD Temanggung Imbau Pendaki Tidak Membuat api Unggun saat Kemarau
-
Russia Mungkin Akan Menyerang Negara-Negara NATO 'Dalam Waktu Relatif Singkat'
-
Komut Pertamina: Inovasi, Profesionalisme, dan Empati Jadi Kunci Pelayanan kepada Masyarakat
-
Bukan Cuma SATRIA-1, BAKTI Gencarkan Ribuan BTS 4G untuk Wilayah 3T
-
Korsel-Ukraina Bahas Tawanan Perang Korut
-
Alibaba.com Perkuat Ekspor UKM Lewat Agen AI dan Kompetisi Inovasi 2 Miliar Rupiah
-
Bupati Magelang Resmikan Wayang Relief di Borobudur, Inovasi Budaya Angkat Warisan Candi Jadi Karya Modern
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.