Kabar Terbaru Sumatera: Demam dan Bau Busuk Meningkat, Kawasan Terdampak Belum Pulih dari Banjir Bandang
Jumat, 05 Des 2025, 13:30 WIBJAKARTA - Sepekan setelah banjir bandang dan longsor melanda Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), kondisi di sejumlah wilayah masih memprihatinkan. Ribuan warga terdampak membutuhkan bantuan, sementara akses jalan dan jembatan yang rusak menghambat penyaluran logistik serta evakuasi korban.
836 Meninggal Dunia, 518 Masih Hilang
BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia hingga Kamis (4/12) mencapai 836 orang. Aceh mencatat 325 korban meninggal, Sumut 311 korban, dan Sumbar 200 korban.
Untuk korban hilang, total 518 warga masih dalam pencarian: 170 di Aceh, 127 di Sumut, dan 221 di Sumbar.
Pengungsi Mulai Terserang Penyakit
Di Aceh, para pengungsi yang tinggal di tenda-tenda mulai mengalami flu, demam, batuk, serta penyakit kulit. Minimnya tenaga medis memperparah kondisi ini, menyusul kerusakan 204 fasilitas kesehatan.
Rumah sakit juga belum sepenuhnya beroperasi karena keterbatasan BBM untuk genset. Situasi ini membuat pelayanan kesehatan sulit diberikan secara maksimal.
Bau Bangkai Menyengat di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah terparah. Akses jalan yang masih terhalang material banjir membuat bantuan sulit masuk. Banyak warga terpaksa tidur di pinggir jalan karena rumah mereka hancur.
Beberapa titik mulai tercium bau bangkai. Warga mengaku khawatir karena belum diketahui apakah bau tersebut berasal dari hewan atau korban manusia yang belum ditemukan. Pemerintah Aceh mengonfirmasi laporan ini setelah Gubernur menembus kawasan tersebut pada Rabu (3/12) malam.
BNPB menyebut akses darat kini mulai terbuka melalui jalur Langkat, Sumut. PLN juga mengirimkan genset tambahan agar listrik dapat menyala secara terbatas.
Isu 250 Warga Tewas Dibantah
Bupati Aceh Tamiang membantah isu yang menyebut 250 warga Kampung Dalam tewas tersapu banjir bandang. Ia menegaskan informasi itu hoaks, meski tetap ada korban jiwa di wilayah tersebut.
Jalur Lembah Anai Masih Ditutup Total
Kawasan Lembah Anai di Sumbar masih ditutup akibat jalan yang terputus sejak akhir November. Jalur ini penting karena menghubungkan PadangâBukittinggi serta menjadi akses utama distribusi logistik dan aktivitas ekonomi.
Dengan jalur utama lumpuh, satu-satunya akses yang masih berfungsi adalah rute PadangâSitinjau LauikâSolokâDanau SingkarakâPadang Panjang.
Dugaan Pelanggaran 12 Perusahaan di Sumut
Kementerian Kehutanan menemukan indikasi pelanggaran oleh 12 perusahaan di Sumut yang diduga berkontribusi terhadap bencana. Gakkum Kehutanan kini menginventarisasi subjek hukum terkait dan menyiapkan langkah penegakan hukum.
Pemerintah menegaskan hasil investigasi akan dilaporkan kepada DPR dan masyarakat setelah proses di lapangan selesai.
- Banjir Bandang
- Banjir Sumatra
- banjir sumatra
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan
Berita Terkait:
-
Banjir bandang Parigi Moutong
-
Gempa M7,7 Lumpuhkan Akses Flores! PU Kebut Perbaikan Jembatan & Jalan
-
Sedikitnya 30.000 Orang Terdampak Banjir di Myanmar
-
Iran Ajukan Beberapa Syarat ke AS untuk Membuka Selat Hormuz
-
Sabalenka Mengejar Kebangkitan di Toronto
-
Underpass Jalan Gatot Subroto Segera Dibangun, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Pemkot Cimahi.
-
Pemkot Bandung Prioritaskan PJU di Jalan Soekarno-Hatta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.