Wali Kota Bandung Dorong Rumah Jadi Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak

Kamis, 04 Des 2025, 20:45 WIB

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong seluruh warga untuk memperkuat peran keluarga sebagai ruang pertama dan paling aman bagi perempuan dan anak.

Hal ini Farhan sampaikan pada puncak acara Senandung Perdana Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Launching Inovasi Kalung Perak (Gerakan Lindungi Perempuan dan Anak), Rabu (3/12).

Ket. Foto: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan — Sumber: Humas Kota Bandung

“Rumah harus menjadi tempat paling aman. Jangan sampai justru terjadi kekerasan di lingkungan yang seharusnya melindungi,” ujar Wali Kota Farhan.

Ia pun meminta agar upaya perlindungan tidak cukup dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi harus melibatkan masyarakat di tingkat keluarga, RW, hingga sekolah.

Wali Kota Farhan juga menyampaikan empat instruksi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung serta ASN di kecamatan dan kelurahan:

1. Pastikan rumah menjadi ruang aman bagi perempuan dan anak

"Jangan sampai anak atau perempuan takut pulang ke rumah. Beberapa waktu lalu saya mendapat laporan anak perempuan hilang. Setelah ditelusuri, ternyata mereka kabur karena merasa diintimidasi ketika pacarnya datang ke rumah. Artinya, rumah kita belum menjadi tempat aman sepenuhnya," kata Wali Kota Farhan.

2. Bangun keberanian untuk melapor.

"Laporkan melalui Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau saluran lain. Dan kepada TNI dan Polri, mohon agar laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak dianggap remeh," ungkap dia.

3. Perkuat jejaring di tingkat kelurahan dan kecamatan.

"Pastikan semua kader memiliki nomor anggota KPAD sebagai mitra pemerintah dalam mewakili kepentingan masyarakat," kata Wali Kota Farhan.

4. Jadikan Senandung Perdana sebagai kegiatan berkelanjutan.

"Temukan inovasi-inovasi baru. Jangan takut menyampaikan kritik atau ide," ujar Wali Kota Farhan.

Sementara itu, Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati, dalam laporannya menjelaskan bahwa program Senandung Perdana merupakan inovasi untuk memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak di Kota Bandung melalui dua pendekatan besar, yakni pencegahan dan penanganan kekerasan.

“Sekolah Perlindungan Perempuan dan Anak akan menjadi tempat pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dalam pencegahan kekerasan,” ujar Uum.

Ia menambahkan, aspek penanganan dilakukan melalui komitmen lintas OPD dan layanan agar setiap laporan dapat ditindak secara cepat dan terintegrasi.

Sepanjang 2024-2025, Senandung Perdana telah menjangkau 4.205 peserta, yang terdiri dari unsur masyarakat, tenaga pendidik, hingga berbagai organisasi kewilayahan.

Selain itu, kegiatan ini juga berjalan di satuan pendidikan, mulai dari SMP Negeri, pondok pesantren, hingga SD Negeri.

“Kurang lebih 50 persen pesertanya adalah unsur masyarakat. Ini menjadi potensi besar untuk menjadi penggerak di wilayah masing-masing,” jelas Uum.

Pada kesempatan yang sama, DP3A Kota Bandung juga meluncurkan Inovasi Kalung Perak, gerakan yang melibatkan masyarakat untuk ikut serta dalam perlindungan perempuan dan anak melalui peran PKK, Posyandu, Puspepp, PATBM, Forum RW, Karang Taruna, hingga Forum Anak.

“Gerakan ini mengedepankan partisipasi masyarakat sebagai individu, orang tua, maupun organisasi,” tutur Uum.

Ia berharap kerja kolaboratif ini mampu memperkuat upaya perlindungan di tengah perkembangan era digital.

"Dengan Senandung Perdana dan Kalung Perak, kami berharap dapat menjadi solusi dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bandung,” ujar dia.

Pada acara ini, diserahkan pula sertifikat kepada perwakilan peserta dari 30 kecamatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam meningkatkan perlindungan di wilayah masing-masing. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.