Tim Pelapis Diturunkan agar Panjat Tebing Tetap Dipertandingkan

Rabu, 03 Des 2025, 07:49 WIB

JAKARTA - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengambil keputusan tidak biasa jelang SEA Games 2025 Thailand. Demi menjaga keberlangsungan cabang panjat tebing di pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara, Indonesia memilih tidak menurunkan para bintang dunia seperti Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, maupun Desak Made Rita Kusuma Dewi.

Langkah ini diambil setelah muncul keberatan dari sejumlah negara peserta yang menilai dominasi atlet elite Indonesia terlalu jauh di atas level regional. Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, menyebut beberapa negara bahkan menyampaikan ancaman halus agar Indonesia tidak menurunkan skuad utama.

Ket. Foto: Veddriq Leonardo — Sumber: Antara

Mereka khawatir peta persaingan menjadi timpang dan membuat negara lain enggan berpartisipasi, yang pada akhirnya dapat menghilangkan cabor ini dari daftar pertandingan resmi.

“Dalam tanda petik kami sempat ‘diancam’. Jika atlet elite tetap diturunkan, mereka khawatir semua medali akan kita sapu bersih. Kalau mereka mundur, cabornya terancam tidak dimainkan,” ujar Yenny, Selasa (2/12).

Meski demikian, Indonesia datang ke Thailand tidak untuk sekadar tampil. Yenny menegaskan bahwa tim pelapis yang disiapkan tetap memiliki kualitas kompetitif. Catatan waktu dan performa atlet-atlet junior disebut masih berada di atas rata-rata pesaing Asean.

“Akhirnya kami sepakat menurunkan atlet-atlet junior. Tapi jangan khawatir, catatan waktu mereka sudah melampaui atlet-athlet Asean. Jadi secara teknis, saya tidak terlalu khawatir,” tutur Yenny.

FPTI tetap menargetkan tiga emas, enam perak, dan dua perunggu. Nomor speed diproyeksikan menjadi lumbung utama, sementara nomor lead diharapkan mampu memberi kejutan melalui performa talenta muda. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.