Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Jayapura Perkuat Edukasi Masyarakat terhadap Bahaya HIV

📅 Rabu, 03 Des 2025, 08:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Jayapura Perkuat Edukasi Masyarakat terhadap Bahaya HIV Doc: ANTARA
Ket. Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura membagikan bunga kepada pengendara di Kota Sentani, pada peringatan Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2025.

SENTANI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, terus memperkuat langkah-langkah edukasi guna mendorong kesadaran masyarakat luas tentang bahaya penyakit menular HIV dan AIDS.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Jayapura, Lilian Suebu, di Sentani, Selasa (02/12), mengatakan pihaknya mempunyai inovasi program kesehatan guna melakukan percepatan eliminasi dan deteksi dini penyakit menular tertentu.

"Kami dari Tim AIDS, Tuberculosis dan Malaria (ATM) Center melakukan langkah edukasi dengan menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemuda dan berbagai komunitas untuk mensosialisasikan bahaya HIV dan AIDS," katanya.

Menurut Lilian, sosialisasi dan edukasi bahaya HIV dan AIDS menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah dan generasi juga masyarakatnya.

"Hingga September 2025 tercatat 5.985 kasus HIV dan AIDS, dengan Sentani sebagai wilayah kasus tertinggi," ujarnya.

Dia menjelaskan kasus baru 2025 mencapai 470 atau menurun dari tahun sebelumnya 2024 sebanyak 632 kasus, penurunan ini dinilai positif tetapi tantangan besar masih ada, terutama stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

"Kami berkomitmen melanjutkan program advokasi dan sosialisasi ke kampung-kampung melalui pemutaran film edukasi, promosi kesehatan, dan layanan tes HIV," katanya lagi.

Dia menambahkan masyarakat diharapkan semakin berani melakukan pemeriksaan HIV sebagaimana mereka antusias memeriksa gula darah atau kolesterol.

"Kasus terbesar ditemukan pada usia produktif 20-30 tahun, sehingga berbagai organisasi pemuda, seperti KNPI dan PMI, kami libatkan untuk memperluas kampanye di komunitas masing-masing," ucap Lilian Suebu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.