Wisata dan Transportasi Melejit! BPS Ungkap Lonjakan Oktober 2025
Senin, 01 Des 2025, 18:10 WIBJAKARTA â Kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, serta aktivitas sektor transportasi pada Oktober 2025 mencatat pertumbuhan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (YoY).
Kinerja ini menunjukkan pemulihan mobilitas yang semakin solid, ditopang meningkatnya kepercayaan wisatawan dan membaiknya aksesibilitas antarwilayah.
Pertumbuhan sektor transportasi turut memperkuat rantai nilai pariwisata, mendorong perputaran ekonomi lokal, serta menjadi indikator penting bahwa permintaan layanan perjalanan kembali pulih.
Tren ini sekaligus memberi peluang bagi sektor-sektor pendukung untuk terus mengakselerasi pemulihan dan memperluas kapasitas layanan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini dalam jumpa pers Rilis Berita Resmi Statistik di Jakarta, Senin (1/12), menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Oktober 2025 mencapai 1,33 juta kunjungan.
Angka ini terdiri dari 1.174.742 kunjungan melalui pintu masuk utama dan 152.775 kunjungan melalui pintu perbatasan. Secara tahunan angka tersebut meningkat 11,19 persen.
Kunjungan wisman paling banyak dilakukan oleh wisatawan berkebangsaan Malaysia yaitu sebesar 17,13 persen, kemudian diikuti oleh Australia yaitu sebesar 11,9 persen, dan Singapura sebesar 9,4 persen.
Dibandingkan September 2025, terjadi peningkatan kunjungan wisman dari Singapura, sedangkan kunjungan wisman dari Malaysia dan Australia mengalami penurunan.
"Secara kumulatif JanuariâOktober 2025, total kunjungan wisman mencapai 12,76 juta atau naik 10,32 persen dibanding periode yang sama tahun 2024," kata dia.
Lebih lanjut, untuk jumlah perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) pada Oktober 2025 mencapai 96 juta perjalanan, meningkat 1,74 persen secara bulanan.
Sementara secara tahunan, wisnus tumbuh 17,90 persen, dengan angka kumulatif JanuariâOktober 2025 mencapai 997,91 juta perjalanan, naik 18,89 persen YoY.
Adapun untuk tingkat penghunian kamar hotel (TPK) berbintang pada Oktober 2025 mencapai 52,84 persen.
Papua Selatan mencatat tingkat hunian tertinggi, yakni 66,49 persen, didorong oleh berbagai acara kebudayaan dan kunjungan kerja pemerintah pusat.
Di sektor transportasi, ia menyampaikan jumlah penumpang hampir di seluruh moda meningkat pada Oktober 2025, kecuali angkutan laut domestik yang turun 3,01 persen akibat beberapa kapal menjalani perawatan menjelang libur Natal dan tahun baru.
Ia menyampaikan peningkatan tertinggi terjadi pada angkutan laut domestik yang tumbuh 9,97 persen secara tahunan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BPS Catat Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026
-
CapCut Gelar AI Content Fest 2026, 10 Karya Kreator Indonesia Tayang di Layar Lebar
-
KKP Tetapkan Kawasan Konservasi Teon, Nila & Serua Seluas 683 Ribu Ha
-
Optimalisasi Aset Jadi Strategi Pertambangan Menghadapi Tekanan Biaya
-
Telin Siap Gelar BATIC 2026 di Bali, Fokus pada Inovasi AI
-
Polisi Masih Selidik Penyebab Kebakaran 120 Kios dan 500 Lapak Pasar Belik Pemalang
-
Perkuat Persaudaraan, Festival Golo Koe Perayaan Pertemukan Iman dan Tradisi di Labuan Bajo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.