Pemerintah Mulai Inventarisasi UMKM Terdampak Bencana Banjir di Sumatera
Senin, 01 Des 2025, 13:05 WIBBANDUNG - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyebutkan pemerintah kini tengah melakukan inventarisasi terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak banjir bandang di sejumlah daerah di Sumatera.
âSedang diinventarisir," kata Menko PM saat ditemui wartawan di Bandung, Senin (1/12).
Diketahui, banjir dan longsor kembali melanda sejumlah provinsi di Sumatera pada akhir November 2025. Kawasan yang terdampak meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan sungai meluap serta hujan lebat dalam beberapa hari menjadi pemicu utama.
Di Aceh, air sungai meluap dan membanjiri permukiman serta lahan pertanian, memaksa ribuan warga mengungsi ke 35 titik pengungsian di Aceh Utara. Sementara di Lhokseumawe, dua jembatan penghubung antar-desa putus akibat banjir.
Di Sumatera Barat, bencana terparah terjadi di wilayah Pasaman Barat, di mana genangan dari luapan Sungai Batang Pasaman menutup badan jalan nasional di Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman.
Di Sumatera Utara, dampak paling parah muncul di kawasan penghubung antara Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan di mana sejumlah ruas jalan dan jembatan terendam banjir atau tertutup longsor.
Hingga hari ke-7 darurat bencana ditetapkan petugas gabungan mencatat jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 217 orang setelah tim SAR gabungan menemukan sejumlah korban yang sebelumnya dinyatakan hilang.
Sementara itu di Aceh, korban meninggal tercatat 96 jiwa dan 75 orang masih hilang. Adapun di Sumatera Barat, jumlah korban meninggal dunia mencapai 129 jiwa, sementara 118 orang masih hilang dan 16 lainnya mengalami luka-luka.
- UMKM
- Pemerintah
- Sumatera
- Terdampak Bencana
- Inventarisasi
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pelatih Persib Igor Tolic: Piala Presiden Penting untuk Adaptasi Pemain Baru
-
Polda Metro Jaya Minta Imigrasi Cegah Bekas Jampidsus ke Luar Negeri
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Sesetan Festival Menjadi Wadah Kreatif untuk Menguatkan UMKM Lokal
-
Pusat PVTPP Perkuat Pendampingan Perizinan Pupuk bagi UMKM di Sukabumi
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Apa Bedanya Kopdes dengan Minimarket?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.