BMKG Operasi Modifikasi Cuaca di 3 Posko Tangani Banjir Sumatera
Senin, 01 Des 2025, 10:41 WIBJAKARTA â Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di tiga posko wilayah Sumatera untuk mengurangi potensi hujan saat penyaluran bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, hingga Sumatera Utara.
OMC tersebut masih akan berlangsung hingga Rabu (3/12) mendatang yang dipusatkan di Posko Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda (Aceh), Posko Kualanamu (Medan), dan Posko Bandara Internasional Minangkabau (Padang).
"Kita berusaha menjaga agar proses penyelamatan, kedaruratan, dan upaya drop logistik tidak terganggu dengan cuaca ekstrem atau curah hujan tinggi. Kita menebarkan NaCl (larutan garam halus) di daerah-daerah agar hujan bisa turun di daerah yang tidak rawan," kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam rapat bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Senin (01/12).
Di daerah yg sangat rawan, BMKG juga tengah menebarkan Kalsium Oksida (CaO) untuk memecah hujan agar tidak turun di daerah rawan dan dapat menyebar ke wilayah lain.
"Kita melakukan OMC itu untuk memberi hujan atau mencegah terjadinya hujan. Saat ini, penerbangan terus kami lakukan, total ada lima pesawat di Posko Aceh, Medan, dan Padang," ujar dia.
BMKG juga meminta agar pemerintah provinsi, khususnya Gubernur untuk segera menetapkan status siaga darurat ketika mendapatkan peringatan dini bencana.
"Karena tanpa status tersebut, BMKG dan BNPB tidak bisa melakukan operasi modifikasi cuaca," ucap Teuku.
Ia juga meminta agar kepala daerah mencermati setiap informasi yang diberikan oleh BMKG melalui pos atau koordinator tiap provinsi.
"Ada lima balai besar yang memiliki kewenangan untuk menetapkan status siaga darurat," tuturnya.
Berita Terkait:
-
Favorit Juara, Timnas Prancis Masih Mencari Bentuk Ideal
-
Joshua Kimmich
-
BMKG Prakirakan Seluruh DKI Jakarta Berawan pada Selasa Siang hingga Sore
-
Krisis Avtur AS: Pengeluaran Maskapai Tembus 78 Persen
-
Selangkah Lagi, Trump Sebut Kesepakatan Damai AS–Iran Tinggal Hitung Hari
-
Iran Klaim Alokasi Tiket Piala Dunia 2026 untuk Suporter Dicabut Amerika Serikat
-
Dari Kampus ke Dunia Bisnis, J&T Express Buka Peluang bagi Wirausahawan Muda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.