Pemkot Kediri Dorong Remaja Masjid Jadi Penggerak Kepedulian Lingkungan
Minggu, 30 Nov 2025, 17:40 WIBKediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mendorong penguatan remaja masjid untuk ikut serta menjaga lingkungan tetap asri.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengemukakan peran remaja masjid juga krusial dalam menjaga lingkungan. Mereka bisa melakukan berbagai aksi nyata yang dimulai dari lingkungan masjid.
"Saat ini dunia sedang menghadapi tantangan yang besar. Salah satunya berkaitan dengan lingkungan. Kita lihat beberapa waktu terakhir terjadi bencana banjir di beberapa daerah di mana diperlukan aksi nyata kita dalam menjaga lingkungan," katanya dalam acara Jambore Go Green Remaja Masjid Kota Kediri di Masjid Darus Sa'adah Bandar Kidul, Kota Kediri, Minggu (30/11).
Ia mengatakan Jambore Go Green Remaja Masjid Kota Kediri kegiatan positif. Remaja masjid tidak hanya berkegiatan di ruang-ruang ibadah, melainkan juga memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan sosial.
Remaja masjid, kata dia, memiliki kepedulian dan kesiapan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan ini, katanya, bisa memberikan wawasan generasi muda terhadap kepedulian lingkungan.
Selain itu, mereka diajak diskusi dan belajar, baik tentang pengolahan sampah, pentingnya pohon, penghematan energi dan air, maupun sosialisasi eco enzym.
"Kegiatan ini menjadi komitmen bersama bahwa kita ingin menjaga dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Saya harap ilmu yang didapat hari ini bisa disebar luaskan ke lingkungan masing-masing sehingga semakin banyak lagi orang yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan kita," kata dia.
Anggota DPRD Kota Kediri sekaligus Penggagas Jambore Go Green Kota Kediri Imam Wihdan Zarkasyi menjelaskan kegiatan ini salah satu alternatif kegiatan remaja masjid sehingga mereka lebih solid dan aktif berkegiatan lingkungan.
Menurut dia, dengan alternatif kegiatan ini dapat mengurangi aktivitas di luar yang jauh dari masjid. Ada beragam kegiatan positif yang bisa dilakukan, antara lain penanaman pohon, sosialisasi eco enzym, pengajian dan lomba dai. Dakwah yang dibawakan juga mengenai lingkungan.
"Di samping mendekatkan remaja masjid dengan kegiatan lingkungan, tentu kesadaran terhadap pengolahan sampah dan pemanfaatan limbah itu perlu dipahamkan ke remaja masjid. Harapannya kalau satu remaja masjid menanam pohon dan memeliharanya, maka Kota Kediri semakin hijau lagi," kata dia.
Dalam kegiatan ini, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati juga melakukan aksi tanam pohon. Salah satu tanaman adalah pohon mangga, karena bisa produktif.
Ada juga kegiatan edukasi secara langsung cara membuat eco enzym dengan bahan baku dari buah yang kandungan airnya banyak. Peserta diajak untuk belajar pengolahan, penimbangan bahan serta diberi edukasi terkait dengan segudang manfaat eco enzym tersebut.
Acara tersebut diikuti sekitar 300 remaja masjid di Kediri.
Hadir dalam acara itu Kepala Bagian Kesra Yono Heryadi, Camat Mojoroto Abdul Rahman, Lurah Bandar Kidul Hero Sudarmawan, perwakilan PCNU Kota Kediri, tiga pilar kecamatan dan kelurahan, serta tamu undangan lainnya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pesona Klenteng Thian Hou Kiong yang Bersejarah di Indonesia Timur
-
DLH dan Warga Kerja Sama Bersihkan Aliran Sungai di Tirtayasa Serang
-
Robusca Hadir untuk Dorong Minat Baca di Kediri
-
Atalia Praratya Dijadwalkan Hadiri Sidang Cerai Perdana terhadap Ridwan Kamil di PA Bandung pada Rabu Besok
-
Pemkot Kediri Gandeng Komunitas Mobil Klasik Promosikan Destinasi Wisata
-
UK Petra Hadirkan Pohon Natal Terang dari Timur Bernuansa Papua
-
Pemprov DKI Ingin Jadikan 'Transisi Ramadhan' di Bundaran HI Magnet Wisata Baru Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.