Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelangkaan BBM Belum Pulih, Harga Pengecer di Madina Meroket Imbas Banjir dan Longsor

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 20:25 WIB | Oleh:
Kelangkaan BBM Belum Pulih,  Harga Pengecer di Madina Meroket Imbas Banjir dan Longsor Doc: ANTARA/HO.
Ket. Satu unit mobil tangki Pertamina memasok BBM ke salah satu SPBU di wilayah Panyabungan, Mandailing Natal, Sabtu malam (29/11).

MADINA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum sepenuhnya pulih meski pasokan mulai masuk pada Sabtu (29/11) malam.

Sejak bencana banjir dan longsor melanda wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) pada 24 November 2025, distribusi BBM ke Madina terhambat dan berdampak pada tingginya harga di tingkat pengecer. Tingginya kebutuhan dan antrean panjang membuat kelangkaan belum teratasi sepenuhnya.

Kepala Dinas Perdagangan Madina, Drs Parlin Lubis, mengatakan kelangkaan terjadi akibat terputusnya akses distribusi, bukan karena kekosongan stok di Depot Pertamina Sibolga. Pemerintah daerah bersama Bupati Madina dan Forkopimda telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Pertamina untuk membuka jalur suplai alternatif, termasuk melalui Terminal BBM Dumai, Riau.

“Pasokan yang biasanya masuk dari Sibolga sementara dialihkan dari Dumai karena akses menuju Sibolga terputus total,” ujar Parlin, Sabtu malam (29/11).

Meski suplai sudah mulai masuk terpantau kondisi di lapangan belum normal. Di sejumlah kecamatan, BBM non subsidi maupun bersubsidi seperti Pertalite dan Solar masih sulit didapatkan di SPBU. Situasi ini dimanfaatkan oknum pengecer yang menjual BBM jauh di atas harga normal.

Harga Pertalite di tingkat pengecer berkisar Rp20 ribu - Rp40 ribu per liter, sementara Solar dijual Rp16 ribu per liter. Kelangkaan juga merembet ke gas LPG 3 kg yang mulai sulit ditemukan dan kalaupun ada harganya juga mencapai Rp35 ribu per tabungnya.

Alwi, seorang pengendara di Panyabungan, mengaku harus membeli Pertalite seharga Rp20 ribu per liter.

“Tadi ada yang jual ketengan, saya beli Rp20 ribu. Itupun susah dapatnya,” ujarnya.

Bahrum, warga lainnya juga mengaku Solar bahkan lebih mahal.

“Sepuluh liter saya beli Rp160 ribu. Katanya ini stok lama, karena dari SPBU memang sulit,” ungkap Bahrum, Minggu (30/11).

Di Kecamatan Panyabungan Timur, hingga hari ini warga masih kesulitan mendapatkan Pertalite. Para penarik beca terpaksa berhenti beroperasi karena tidak mampu membeli BBM dengan harga tinggi.

Keluhan serupa ini juga datang dari warga di wilayah, Siabu, Kotanopan, hingga Pantai Barat Madina. Bahkan, banyak warga rela antre sejak subuh di SPBU demi mendapatkan BBM.

Per 29 November 2025, tercata ada tujuh SPBU telah menerima pasokan Pertalite sebanyak 8.000 liter per SPBU, di antaranya, SPBU CV Rizki Pratama (14229320), Kotanopan, SPBU PT Tano Ponggol N (13229105), Saba Purba, SPBU PT Tambangan J (14229326), Aek Godang, SPBU PT Prima Putra A (14229344), Sarak Matua, SPBU CV Hj Riadoh R (14229323), Simangambat, SPBU PT Madina Natal P (14229325), Natal. Selain Pertalite, SPBU Sarak Matua juga menerima 8.000 liter Bio Solar.

Desakan Penertiban Tangki Siluman, Warga Minta Penggunaan Sistem Barcode Diperketat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.