Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laporan WWB: Anak Muda Indonesia Terjebak Impuls Digital dan Minim Literasi Finansial

8 Sabtu, 29 Nov 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Laporan WWB: Anak Muda Indonesia Terjebak Impuls Digital dan Minim Literasi Finansial Laporan WWB: Anak Muda Indonesia Terjebak Impuls Digital dan Minim Literasi Finansial Doc: WWB
Ket. Ilustrasi anak mudah dan kondisi finansial mereka. Laporan Women’s World Banking mengungkap penggunaan dompet digital impulsif, pinjaman berisiko, dan paparan misinformasi membuat anak muda kesulitan mengambil keputusan finansial yang aman dan bijak.

JAKARTA - Laporan riset terbaru Women’s World Banking (WWB), Empowering the Next Generation: A Path to Financial Confidence for Indonesia’s Youth, mengungkap realitas yang dihadapi anak muda Indonesia dalam menavigasi lanskap keuangan digital saat ini.

Laporan menemukan fakta terkait dengan penggunaan dompet digital secara impulsif, pemanfaatan kredit online yang berisiko, hingga paparan luas terhadap misinformasi finansial, studi tersebut menyoroti semakin lebarnya kesenjangan dalam kemampuan dan kepercayaan diri untuk mengambil keputusan keuangan yang aman.

Berdasarkan perilaku keuangan lebih dari 1.500 anak muda serta wawasan dari 117 pemangku kepentingan, laporan ini mengidentifikasi adanya “kesenjangan kepercayaan diri dan kapabilitas” yang terus berlangsung.

Meskipun banyak anak muda memahami pentingnya menabung, berinvestasi, dan menghindari pinjaman berisiko tinggi, mereka sering kali tidak memiliki alat, bimbingan, dan sistem pendukung yang dibutuhkan untuk menerjemahkan pengetahuan tersebut ke dalam tindakan nyata.

Regional Director untuk Women’s World Banking Asia Tenggara, Angelique Timmer menekankan urgensi temuan tersebut. Riset tersebut menunjukkan bahwa akses saja tidak cukup. Anak muda menghadapi tekanan sosial, misinformasi, dan godaan impulsif yang membuat keputusan finansial sehari-hari menjadi lebih kompleks.

“Untuk mendukung mereka, kita tidak hanya perlu meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun keterampilan dan kepercayaan diri yang diperlukan untuk menerapkan perilaku finansial yang sehat,” ujar Angelique melalui keterangannya pada hari Sabtu (29/11).

Ia menambahkan bahwa perempuan muda, khususnya, menunjukkan disiplin menabung yang kuat. Namun, mereka masih merasa kurang percaya diri dalam mengambil keputusan terkait kredit dan investasi. Kesenjangan ini perlu diatasi melalui pendekatan yang lebih praktis, relevan, dan berkelanjutan dalam pengembangan kapabilitas finansial.

Diskusi Anak Muda bersama UNSGSA Ratu Máxima: Menguatkan Suara Anak Muda di Hadapan Kepemimpinan Global

Sebagai bagian dari temuan laporan tersebut, WWB menyelenggarakan Youth Financial Health Discussion di Surakarta (25/11), menghadirkan Yang Mulia Ratu Máxima dari Belanda dalam kapasitasnya sebagai United UN Secretary-General’s Special Advocate for Financial Health (UNSGSA).

Diskusi ini menjadi wadah bagi para anak muda untuk menyampaikan tantangan nyata yang mereka hadapi dalam menavigasi keuangan digital. Mulai dari kesulitan mengendalikan pengeluaran dan mengikuti tren konsumsi berbasis sosial hingga risiko pinjaman serta misinformasi finansial.

Dalam sesi tersebut, Ratu Máxima menekankan pentingnya memastikan bahwa anak muda tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga kapabilitas untuk menggunakannya secara aman.

Ia menegaskan bahwa kepercayaan diri dan perlindungan finansial merupakan fondasi bagi masa depan yang stabil, dan ia akan menyampaikan suara anak muda kepada berbagai pemangku kepentingan yang ditemuinya selama kunjungan tersebut untuk mendorong kolaborasi yang lebih kuat.

Langkah ke Depan: Berinvestasi pada Kesehatan Finansial Anak Muda

Hasil dialog dan focus group lanjutan akan mendukung kolaborasi WWB dengan regulator, lembaga keuangan, dan mitra komunitas. Organisasi ini bertujuan memperkuat kapabilitas keuangan digital, membangun jalur digital yang lebih aman, serta mendorong desain produk keuangan yang inklusif dan sesuai dengan kebutuhan semua kelompok, tanpa memandang gender maupun latar belakang.

Suara-suara anak muda yang muncul dalam dialog tersebut menjadi pengingat kuat akan besarnya tantangan yang dihadapi lebih dari 44 juta anak muda Indonesia yang memasuki usia dewasa di tengah ekonomi yang ditandai oleh transformasi digital yang cepat.

“Kami dianggap sudah bisa mengelola uang hanya karena semuanya serba digital sekarang, padahal tidak ada yang benar-benar mengajarkan kami,” ujar Maura, seorang pekerja gig. “Sebagian besar waktu, rasanya kami harus mencari tahu semuanya sendiri, meskipun kami masih melihat orang tua sebagai sumber panduan,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Soekarno Run Jadi Gerakan A...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.